RadarBangkalan.id - Banyak orang menyimpan sisa minuman kemasan yang sudah dibuka untuk diminum kembali beberapa jam bahkan keesokan harinya. Padahal, kebiasaan ini berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi bakteri, terutama jika minuman diminum langsung dari botol.
Pakar teknologi pangan sekaligus Ketua Umum Pergizi Pangan, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, M.S., menjelaskan bahwa batas aman minuman botol setelah dibuka bergantung pada jenis minuman dan cara penyimpanannya. Minuman seperti teh atau air putih yang disimpan di dalam kulkas sebaiknya dikonsumsi maksimal dua hari setelah kemasan dibuka.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Menurut Prof. Hardinsyah, susu memiliki masa simpan yang jauh lebih singkat dibandingkan minuman lainnya. Susu yang sudah dibuka idealnya dihabiskan dalam waktu 24 jam karena lebih mudah terkontaminasi bakteri.
"Kalau dia misalnya minum teh dalam botol, mereknya apa pun terserah, di kulkas paling maksimum dua hari. Tapi kalau susu tetap sebaiknya hari itu juga," ujarnya kepada detikcom.
Risiko kontaminasi semakin besar apabila minuman dikonsumsi langsung dari botol. Bakteri yang terdapat di mulut dapat berpindah ke dalam minuman sehingga mempercepat pertumbuhan mikroorganisme.
Penggunaan sedotan dinilai dapat mengurangi risiko tersebut, asalkan sedotan tidak digunakan kembali dan sisa minuman segera disimpan di dalam lemari pendingin.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
Minuman yang Paling Cepat Terkontaminasi
Selain susu, jus buah dan minuman yang mengandung santan juga termasuk jenis minuman yang paling cepat mengalami penurunan kualitas setelah kemasan dibuka.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Jika dibiarkan terlalu lama, terutama pada suhu ruangan, cita rasa minuman dapat berubah dan kandungan beberapa vitamin, seperti vitamin B, ikut menurun.
Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan
Aturan Penyimpanan Menurut BPOM
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tidak menetapkan batas waktu yang sama untuk semua minuman setelah dibuka. Namun, BPOM mewajibkan produsen mencantumkan petunjuk penyimpanan serta batas waktu konsumsi pada label produk.
Sebagai contoh, susu pasteurisasi harus disimpan pada suhu 0–4 derajat Celsius dan sebaiknya dikonsumsi dalam waktu maksimal empat hari setelah kemasan dibuka sesuai petunjuk produsen.
Selain memperhatikan cara penyimpanan, masyarakat juga diimbau selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa produk. Mengonsumsi minuman yang telah melewati masa kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko keracunan makanan dan gangguan pencernaan.
Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang
Editor : Ubaidillah