News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Benarkah Kuning Telur Bikin Kolesterol Naik? Dokter Ungkap Faktanya

Ubaidillah • Minggu, 19 Juli 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/)
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/)

 

RadarBangkalan.id - Kuning telur sering dianggap sebagai penyebab utama kolesterol tinggi sehingga banyak orang memilih hanya mengonsumsi putih telur. Padahal, para ahli menegaskan bahwa kolesterol dalam kuning telur bukan satu-satunya faktor yang menentukan kadar kolesterol dalam darah. Pola makan secara keseluruhan, terutama konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans, justru memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kesehatan jantung.

Spesialis gizi dr Cindiawaty Josito Pudjiadi Mars, Ms, SpGK, menjelaskan bahwa satu kuning telur memang mengandung sekitar 210 mg kolesterol. Namun, kadar kolesterol dalam tubuh tidak hanya berasal dari makanan karena tubuh juga memproduksi kolesterol secara alami.

Baca Juga: Dokter Ungkap Risiko Weightlifting Asal-asalan, Bisa Picu Tulang Geser (Spondylolisthesis)

"Selain kuning telur, sebenarnya yang lebih bahaya itu makanan yang mengandung lemak jenuh, karena akan berkontribusi atas kenaikan kadar kolesterol kita," ujar dr Cindiawaty kepada detikcom.

Pendapat serupa disampaikan spesialis jantung dan pembuluh darah dr Hasjim H, SpJP. Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak hanya menyalahkan telur, tetapi juga memperhatikan konsumsi makanan tinggi lemak seperti gorengan, santan, dan daging berlemak.

"Nah, kalau dibilang apakah tidak boleh makan telur? Saya sih kurang setuju. Yang salah adalah sudah kebanyakan makan telur, tambah gorengan, tambah gulai. Nah, akhirnya konsumsi lemak itu akan jauh berlebih," kata dr Hasjim.

Apakah Kuning Telur Aman Dikonsumsi?

Bagi kebanyakan orang sehat, konsumsi satu butir telur per hari masih dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Sementara itu, putih telur tidak mengandung kolesterol sehingga dapat dikonsumsi sesuai kebutuhan protein.

Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya

Namun, bagi penderita kolesterol tinggi, penyakit jantung, atau diabetes, asupan kolesterol dari makanan sebaiknya dibatasi sekitar 200-300 mg per hari. Karena itu, jumlah telur yang dikonsumsi perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.

"Jadi memang tergantung kondisi kesehatan masing-masing," jelas dr Cindiawaty.

Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?

Kandungan Nutrisi Telur

Meski sering dihindari, telur termasuk salah satu makanan paling padat nutrisi. Satu butir telur mengandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti:

Selain itu, telur juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: Prancis Dibungkam Spanyol, Lamine Yamal Jadi Pembeda di Semifinal Piala Dunia 2026

Apa Itu Kolesterol?

Kolesterol adalah zat lemak yang diproduksi tubuh dan juga diperoleh dari makanan. Meski sering dianggap berbahaya, kolesterol memiliki fungsi penting, seperti:

Masalah baru muncul ketika kadar kolesterol, terutama LDL (Low-Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat, terlalu tinggi sehingga meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah.

Sebaliknya, HDL (High-Density Lipoprotein) atau kolesterol baik membantu mengangkut kolesterol berlebih kembali ke hati untuk dibuang.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli

Faktor yang Memengaruhi Kolesterol

Kadar kolesterol dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya konsumsi telur, antara lain:

Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola

Cara Menjaga Kolesterol Tetap Normal

Untuk membantu menjaga kadar kolesterol tetap sehat, beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu

Dengan demikian, kuning telur bukan penyebab utama kolesterol tinggi. Selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan menjadi bagian dari pola makan seimbang, telur tetap merupakan sumber protein dan nutrisi yang baik. Yang lebih penting adalah membatasi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, menerapkan gaya hidup aktif, serta menjaga pola makan secara keseluruhan.

Editor : Ubaidillah
lemak jenuh pola makan sehat kesehatan jantung kolesterol kuning telur