RadarBangkalan.id - Olahraga pagi terbukti memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan energi, menjaga kesehatan jantung, hingga membantu mengontrol berat badan. Namun, tubuh tidak disarankan langsung melakukan olahraga berat sesaat setelah bangun tidur karena masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dari kondisi istirahat menuju aktif.
Para ahli menyarankan memulai hari dengan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau peregangan dinamis sebelum meningkatkan intensitas latihan. Cara ini membantu mempersiapkan jantung, otot, dan sistem peredaran darah sehingga risiko cedera maupun gangguan kardiovaskular dapat diminimalkan.
Baca Juga: Dokter Ungkap Risiko Weightlifting Asal-asalan, Bisa Picu Tulang Geser (Spondylolisthesis)
Perbedaan Olahraga Ringan dan Olahraga Berat
Olahraga ringan merupakan aktivitas dengan intensitas rendah hingga sedang sehingga seseorang masih dapat berbicara dengan nyaman saat melakukannya. Contohnya meliputi:
- Jalan santai
- Peregangan dinamis
- Yoga
- Bersepeda santai
- Jogging ringan
Sementara itu, olahraga berat membuat detak jantung dan laju napas meningkat secara signifikan, seperti:
Baca Juga: Prancis Setujui RUU Euthanasia, Pasien Penyakit Terminal Bisa Akhiri Hidup Secara Medis
- Sprint
- Lari cepat
- Lompat tali intensitas tinggi
- Renang cepat
- Angkat beban berat
Mengapa Tidak Dianjurkan Langsung Olahraga Berat?
Setelah bangun tidur, tubuh masih mengalami proses adaptasi. Tekanan darah, denyut jantung, dan hormon kortisol meningkat secara alami untuk mempersiapkan tubuh menjalani aktivitas.
Spesialis kedokteran olahraga Dr. David Geier menjelaskan bahwa tubuh memerlukan masa aktivasi atau pemanasan sebelum berolahraga agar siap menghadapi beban fisik.
Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya
Jika langsung melakukan latihan intensitas tinggi tanpa pemanasan, jantung harus bekerja lebih keras dalam waktu singkat. Pada orang yang memiliki hipertensi, penyakit jantung, atau belum terbiasa berolahraga, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem kardiovaskular.
Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?
Risiko Langsung Olahraga Berat Setelah Bangun Tidur
Beberapa dampak yang dapat muncul apabila langsung melakukan olahraga berat antara lain:
- Risiko cedera otot dan sendi lebih tinggi karena tubuh masih kaku.
- Tarikan otot atau keseleo akibat fleksibilitas yang belum optimal.
- Pusing atau mual karena sistem peredaran darah masih beradaptasi.
- Tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi bila belum mencukupi kebutuhan cairan setelah bangun tidur.
- Beban kerja jantung meningkat secara mendadak, terutama pada orang dengan penyakit jantung atau faktor risiko kardiovaskular.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli
Olahraga Pagi Tetap Memberikan Banyak Manfaat
Meski demikian, olahraga pagi tetap menjadi salah satu waktu terbaik untuk beraktivitas fisik.
Penelitian yang dipresentasikan pada American College of Cardiology Scientific Session 2026 terhadap lebih dari 14.000 orang menunjukkan bahwa mereka yang rutin berolahraga pada pagi hari memiliki risiko lebih rendah mengalami:
- Penyakit jantung koroner
- Hipertensi
- Diabetes tipe 2
- Obesitas
Manfaat tersebut diperoleh dari kebiasaan berolahraga secara konsisten, bukan karena langsung melakukan latihan berat sesaat setelah bangun tidur.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Pentingnya Pemanasan Sebelum Berolahraga
Belum ada aturan pasti mengenai berapa lama seseorang harus menunggu setelah bangun tidur sebelum mulai berolahraga. Namun, para ahli menekankan pentingnya melakukan pemanasan terlebih dahulu.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Pemanasan bermanfaat untuk:
- Meningkatkan suhu otot.
- Memperlancar aliran darah.
- Mempersiapkan jantung menghadapi aktivitas fisik.
- Mengaktifkan sistem neuromuskular.
- Mengurangi risiko cedera.
Meta-analisis yang dipublikasikan dalam Journal of Sports Science and Medicine (2024) juga menunjukkan bahwa pemanasan dapat meningkatkan performa sekaligus menurunkan risiko cedera saat berolahraga.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
Cara Aman Memulai Olahraga Pagi
Agar olahraga pagi lebih aman dan efektif, lakukan langkah berikut:
- Minum air putih setelah bangun tidur untuk mencegah dehidrasi.
- Lakukan peregangan dinamis selama 5-10 menit.
- Mulai dengan jalan santai atau jogging ringan.
- Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap.
- Hindari langsung melakukan sprint atau mengangkat beban berat.
Dengan pendekatan bertahap, tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri sehingga olahraga menjadi lebih aman dan manfaatnya dapat diperoleh secara optimal.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Editor : Ubaidillah