Pengidap GERD Jangan Skip Sarapan, Dokter Ungkap Bahaya Asam Lambung Naik

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Foto: Ilustrasi GERD (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Foto: Ilustrasi GERD (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)

 

RadarBangkalan.id - Pengidap gastroesophageal reflux disease (GERD) disarankan untuk tidak melewatkan sarapan. Menurut dokter spesialis gizi klinik, kebiasaan skip sarapan dapat memicu peningkatan produksi asam lambung yang berisiko memperparah keluhan GERD.

Selain ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah, pasien GERD termasuk kelompok yang sebaiknya tetap mendapatkan asupan makanan pada pagi hari untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah gejala kambuh.

Baca Juga: Diabetes Tak Hanya Naikkan Gula Darah, Bisa Picu Stroke dan Gangguan Otak

Spesialis Gizi Klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa penderita GERD sebaiknya tidak menunda makan hingga siang hari. Lambung tetap memproduksi asam meskipun tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh.

"Untuk pasien dengan GERD juga sebaiknya tetap ada breakfast-nya. Jangan di-skip sampai nanti siang misalnya," kata dr Yaze.

Mengapa Sarapan Penting untuk Pengidap GERD?

Asam lambung secara alami diproduksi tubuh setiap saat untuk membantu proses pencernaan. Produksi asam tersebut juga mengikuti ritme dan kebiasaan makan seseorang.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang, Bisa Jadi Tanda Saraf Kejepit L4-L5

Ketika seseorang terbiasa makan pada jam tertentu lalu melewatkan waktu makan tersebut, asam lambung tetap diproduksi meski tidak ada makanan yang dicerna. Kondisi ini dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung dan memicu rasa perih atau tidak nyaman.

"Yang namanya asam lambung itu sebenarnya selalu diproduksi. Setiap saat selalu diproduksi," jelas dr Yaze.

Jika kondisi tersebut terjadi berulang, gejala GERD seperti sensasi terbakar di dada (heartburn), mual, perut kembung, hingga rasa asam di mulut dapat lebih mudah muncul.

Baca Juga: Mitos atau Fakta? Telur Disebut Bikin Bisulan, Ini Penjelasan Dokter

Jangan Sampai Jadwal Makan Berantakan

Menurut dr Yaze, salah satu kunci mengendalikan GERD adalah menjaga pola makan tetap teratur. Pasien disarankan tidak melewatkan waktu makan utama dan menghindari jeda makan yang terlalu panjang.

Pola makan yang teratur membantu lambung bekerja lebih stabil sehingga produksi asam lambung tetap terkendali. Sebaliknya, jadwal makan yang berantakan sering menjadi pemicu kambuhnya gejala GERD.

"Biasanya kalau sudah diatur pola makan, jam makan juga sudah tidak berantakan. Itu GERD atau asam lambungnya sudah tidak memberikan keluhan lagi," ujarnya.

Baca Juga: BPOM Resmi Terapkan Nutri-Level Mulai 2026, Ini Arti Kode Warna A-D pada Minuman Kemasan

Tips Sarapan untuk Pengidap GERD

Agar gejala asam lambung tetap terkendali, pengidap GERD dapat memilih menu sarapan yang lebih ramah bagi lambung, seperti:

Selain itu, hindari sarapan dengan makanan terlalu pedas, terlalu asam, tinggi lemak, atau minuman berkafein berlebihan yang dapat memicu refluks asam lambung.

Baca Juga: Wanita Ini Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Berujung Didiagnosis Gangguan Irama Jantung

Dengan menjaga jadwal makan yang teratur dan tidak melewatkan sarapan, pengidap GERD dapat mengurangi risiko kambuhnya gejala serta menjaga kesehatan saluran pencernaan secara keseluruhan.

Editor : Ubaidillah
diet gerd GERD jangan skip sarapan kesehatan pencernaan asam lambung sarapan