News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kata Presiden Jokowi Terkait Kelangkaan Beras, Distribusi Terganggu oleh Banjir dan Penundaan Panen

Ajiv Ibrohim • Kamis, 15 Februari 2024 | 23:46 WIB
Presiden Jokowi sedang berdialog dengan warga penerima bantuan pangan beras di gudang Bulog Kalasan, Sleman, Yogyakarta pada hari Senin (29/1).  (Andreas Fitri Atmoko/ANTARA)
Presiden Jokowi sedang berdialog dengan warga penerima bantuan pangan beras di gudang Bulog Kalasan, Sleman, Yogyakarta pada hari Senin (29/1). (Andreas Fitri Atmoko/ANTARA)

Radarbangkalan.id - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa kelangkaan dan kenaikan harga beras yang terjadi belakangan ini disebabkan oleh hambatan dalam distribusi dari pusat-pusat produksi beras menuju pasar-pasar konsumen.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi distribusi ini adalah bencana banjir yang melanda beberapa wilayah, termasuk di kabupaten/kota seperti Demak dan Grobogan, Jawa Tengah.

"Distribusi beras terganggu akibat banjir di Demak dan Grobogan, yang memengaruhi pasokan beras," ujar Jokowi di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, pada hari Kamis (15/2/2024).

Baca Juga : Prabowo-Gibran Raih Kemenangan Telak di Jawa Barat: Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih

Selain itu, permasalahan terkait kelangkaan beras juga disebabkan oleh keterlambatan panen yang mengakibatkan suplai beras belum mencukupi di pasar.

"Suplai beras terganggu karena panen masih belum masuk pasar.

Produksi beras dari panen belum dapat tersalurkan dengan baik," tambahnya.

Baca Juga : Sungguh Kejam! Yudha Arfandi Diduga Membenamkan Dante Selama 54 Detik dan Menghalangi Upaya Selamat Korban

Meskipun begitu, Jokowi memastikan bahwa pasokan beras secara bertahap kembali stabil di pasar.

Dia juga menjanjikan bahwa dalam dua minggu mendatang, harga beras akan mengalami penurunan karena pasokan akan kembali mencukupi.

Langkah-langkah telah diambil untuk mengatasi masalah suplai ini, termasuk dengan mengirimkan beras dari Perum Bulog ke berbagai daerah dan ke Pasar Induk Cipinang.

Baca Juga : Kejutan Pilpres 2024: Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count, Rosan Roeslani Dapat Apresiasi

"Dalam seminggu atau dua minggu ke depan, saya perkirakan akan terjadi penurunan harga.

Kita tunggu saja panen datang, pasti harga akan turun," ujar Jokowi dengan optimis.

Lebih lanjut, Jokowi menegaskan bahwa stok beras di Pasar Induk Cipinang sudah mencukupi.

Untuk memastikan hal ini, beliau secara langsung meninjau stok beras di pasar tersebut pada hari ini.

Baca Juga : Kalah dengan Terhormat: Pesan Pendukung Ganjar-Mahfud dalam Hasil Quick Count Pilpres 2024

"Saya hadir di Pasar Induk Beras Cipinang untuk memastikan ketersediaan stok.

Pasar ini merupakan sumber distribusi beras ke ritel, supermarket, dan daerah-daerah lainnya," jelas Jokowi.

"Dengan kunjungan saya hari ini, saya ingin memastikan bahwa ketersediaan beras mencukupi, jumlahnya mencukupi, dan melihat bahwa pasokan beras berlimpah," tambahnya lagi.

Baca Juga : Banyak Dugaan Kecurangan! PDIP Mendorong Pembentukan Tim Khusus untuk Tanggapi Hasil Hitung Cepat

Melalui langkah-langkah konkret ini, Jokowi berharap dapat mengatasi masalah kelangkaan dan kenaikan harga beras serta memastikan ketersediaan beras yang cukup bagi masyarakat. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#banjir #beras #presiden #kelangkaan #jokowi