News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sri Mulyani Kemungkinan Besar Tak Masuk Jajaran Kabinet Prabowo Jika Menang Pilpres 2024

Azril Arham • Rabu, 21 Februari 2024 | 23:23 WIB
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan Republik Indonesia
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan Republik Indonesia

RadarBangkalan.id - Prabowo Subianto, calon presiden terpilih dalam Pemilu 2024, tampaknya tidak akan mengikutsertakan Sri Mulyani dalam jajaran kabinetnya, demikian dinyatakan oleh Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Drajad Wibowo, pada awal pekan ini.

Meskipun begitu, hal ini tidak menjadikan peran Menteri Keuangan sebagai posisi yang kurang penting.

Bahkan, posisi ini mungkin akan menjadi lebih penting, membutuhkan figur yang setara dengan Sri Mulyani, profesional, dan tidak terafiliasi dengan partai politik.

Esther Sri Astuti, Direktur Eksekutif Institute For Development of Economics and Finance (Indef), berpendapat bahwa sosok yang akan mengisi posisi Menteri Keuangan haruslah individu yang memiliki kompetensi yang tak diragukan serta jaringan yang luas.

"Ada beberapa orang yang bisa direkomendasikan yang penting punya kompetensi dan network yang bagus," ujarnya dilansir dari Suara.com pada Rabu (21/2/2024).

Lebih lanjut, Astuti menegaskan bahwa penting bagi Menteri Keuangan untuk memiliki pengalaman yang luas dan mampu memberikan solusi bagi negara tanpa dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu.

"Saya mengharap menteri keuangan diduduki profesional bukan dari partai sehingga bisa memberi solusi tanpa ada kepentingan partai yang membebani," katanya.

Menurut Astuti, kredibilitas Menteri Keuangan akan berdampak langsung pada sentimen pasar.

"Kalo menteri baru punya integritas bagus maka sentimen pasar akan positif. Sebaliknya kalo tidak kredibel maka sentimen negatif," pungkasnya.

Sebelumnya, Drajad Wibowo menyampaikan bahwa Prabowo dan Sri Mulyani tidak memiliki chemistry yang cocok, menjadi alasan kuat mengapa Prabowo tidak akan memilih Sri Mulyani sebagai menterinya.

Namun, hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi terkait susunan kabinet yang akan dibentuk.

"Dengan demikian, Prabowo berharap para pembantunya memiliki visi yang sejalan dalam upaya memajukan Indonesia. "Pak Prabowo mengatakan siapa saja yang ingin membantu Indonesia, maka akan masuk. Tapi kembali lagi, semua keputusan presiden yang dilantik nanti," jelasnya.

Dengan demikian, meskipun Sri Mulyani mungkin tidak akan menjadi bagian dari kabinet Prabowo-Gibran, penting bagi pemerintahan mendatang untuk memilih sosok yang setara dengannya untuk menjalankan peran krusial sebagai Menteri Keuangan. ***

Editor : Azril Arham
#Prabowo Subianto #sri mulyani indarwati #Prabowo-Gibran #menteri keuangan #kabinet #menteri #sri mulyani