RadarBangkalan.id - Aldi Taher, seorang figur terkenal dalam industri hiburan Tanah Air, tidak hanya dikenal sebagai seorang aktor yang berbakat, tetapi juga mencatatkan namanya dalam dunia politik sebagai calon legislatif (caleg) pada Pemilu 2024.
Dalam perjalanannya sebagai caleg, Aldi Taher memperlihatkan pendekatan yang berbeda dari para sesama caleg, terutama dari kalangan artis.
Sebagaimana diungkapkan oleh Aldi Taher sendiri, ia mendedikasikan dana yang relatif kecil dalam kampanyenya, dengan hanya mengeluarkan uang sebesar Rp100 ribu.
Ungkapan tersebut menjadi sorotan, mengingat sebagian besar caleg, terutama yang memiliki popularitas di dunia hiburan, cenderung mengalokasikan anggaran yang jauh lebih besar untuk keperluan kampanye mereka.
Menurut Aldi Taher, dana yang ia keluarkan tersebut digunakan untuk membeli es teh manis.
Meskipun terdengar sederhana, hal ini menunjukkan bahwa Aldi Taher memiliki pendekatan yang hemat namun efektif dalam merangkul para pemilih.
Kesederhanaan ini mungkin juga menjadi bagian dari strategi komunikasinya dengan para pemilih, menunjukkan bahwa ia tidak bergantung pada uang besar untuk mendapatkan dukungan.
Perlu dicatat bahwa dalam dinamika Pemilu 2024, di mana persaingan antarcaleg sangat ketat, penggunaan dana kampanye dapat menjadi faktor penentu.
Banyak caleg yang mengalokasikan dana besar untuk berbagai keperluan kampanye, seperti pembuatan alat peraga kampanye dan lain sebagainya.
Namun, pendekatan yang diambil oleh Aldi Taher menunjukkan bahwa efektivitas tidak selalu sejalan dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan.
Aldi Taher sendiri mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI dapil Jawa Barat VII, yang meliputi wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Meskipun dengan dana yang terbatas, perolehan suara yang diperolehnya cukup signifikan.
Dalam progres suara masuk sebesar 42,40 persen, Aldi Taher berhasil meraih 2.243 suara, menjadikannya sebagai salah satu caleg dengan perolehan suara terbanyak di antara pesaingnya, termasuk sembilan caleg dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang juga bertarung di dapil yang sama. ***
Editor : Azril Arham