News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Punya Peluang Besar, Industri Esports di Indonesia Jadi Andalan Sektor Ekonomi Kreatif

Ajiv Ibrohim • Rabu, 5 Juni 2024 | 19:39 WIB
ilustrasi industri esport.
ilustrasi industri esport.

Radarbangkalan.id – Industri game lokal telah mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Bahkan, sektor ini memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi yang substansial terhadap ekonomi kreatif nasional, khususnya industri esports telah menunjukkan perkembangan yang pesat belakangan ini.

Menurut data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), pada tahun 2021, total pendapatan dari industri game di Indonesia mencapai 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp17,5 triliun.

Angka tersebut menandakan potensi besar yang dapat terus dikembangkan dalam waktu yang akan datang.

Pertumbuhan penjualan game mobile menjadi yang paling mencolok dibandingkan dengan platform game lainnya. Penjualan game mobile menyumbang sebanyak 53 persen dari total platform game dan menghasilkan nilai sebesar Rp1,53 triliun di wilayah Asia Tenggara.

Diperkirakan bahwa pada tahun 2025, pasar game di Indonesia akan mencapai angka sebesar 2,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp39,8 triliun.

Tidak mengherankan bahwa banyak pihak yang mendukung para pemuda berbakat untuk merintis karir di industri esports.

Salah satu contohnya adalah upaya yang dilakukan oleh Evos, salah satu organisasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara yang bergerak dalam bidang game dan hiburan, yang berkolaborasi dengan merek makanan siap saji Pop Mie untuk mendukung dan memfasilitasi para bakat muda Indonesia dalam industri esports.

Tony Tham, selaku Kepala Komersial Evos, menyatakan, "Komitmen kami dalam membimbing para pemuda menuju profesionalisme dalam industri esports di Indonesia telah terjalin selama hampir satu dekade. Untuk mendukung pertumbuhan esports yang berkelanjutan, kami berencana untuk terus melanjutkan program kolaborasi ini dengan berbagai inisiatif lainnya di masa mendatang."

Kolaborasi antara Evos dan Pop Mie yang telah dimulai sejak tahun 2019 telah menghadirkan beragam program menarik melalui kampanye media sosial dan aktivasi digital yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat di komunitas, seperti Turnamen Evos Fams Cup (EFC) dan Super Stage bersama Pop Mie, yang telah sukses diadakan beberapa waktu lalu.

Anggoro Yudhantara, Brand Manager Pop Mie, menyatakan bahwa kolaborasi ini telah menjadi petualangan yang menyenangkan.

Dia percaya bahwa tidak ada batasan yang dapat menghambat semangat untuk berinovasi bersama dan mendukung misi untuk memajukan generasi muda Indonesia melalui industri esports.

"Kami memiliki komitmen yang kuat untuk terus memberikan dukungan, terutama dalam mendukung setiap aktivitas para streamer dan pemain esports. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus mendorong pertumbuhan industri esports di Indonesia menuju pencapaian yang lebih gemilang," tambah Anggoro.

Pada tahun 2024, kolaborasi ini diperluas dengan diluncurkannya serangkaian program "Pop Mie Campus Arena". "Ini merupakan momentum bagi kami untuk kembali berinteraksi langsung dengan audiens melalui berbagai kegiatan, termasuk turnamen esports, booth Pop Mie, talkshow, event komunitas, hingga pertemuan langsung dengan duta merek, pemain, dan talenta dari Evos. Sesuai rencana, kegiatan ini akan berlangsung selama satu tahun dengan target utama adalah perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek," ungkap Tony.

Bambang Mugono, Kepala Staf Kesekjenan PB ESI, menyatakan keyakinannya bahwa saat ini ekonomi kreatif sedang berkembang pesat di Indonesia, dan esports sebagai bagian dari ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk menjadi elemen kunci dalam pengembangan ekonomi kreatif di negara ini.

"Kami memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya yang dilakukan. Ini akan membantu meningkatkan kompetensi esports melalui pengembangan bakat-bakatnya. Kami berharap Evos, sebagai salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia, dapat terus merangkul lebih banyak bakat potensial, khususnya di bidang esports," ungkapnya. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#industri esport #ekonomi kreatif #indonesia #game