News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Maduro Tiba di Pangkalan Militer AS, Dikawal Ketat FBI Usai Ditangkap di Caracas

Ubaidillah • Minggu, 4 Januari 2026 | 08:16 WIB
Para petugas penegak hukum berjalan memasuki pesawat yang membawa Presiden Venezuela Nicolás Maduro. (WCBS via CNN)
Para petugas penegak hukum berjalan memasuki pesawat yang membawa Presiden Venezuela Nicolás Maduro. (WCBS via CNN)

 RadarBangkalan.id - Presiden Venezuela Nicolás Maduro dilaporkan tiba di pangkalan militer Amerika Serikat setelah ditangkap oleh pasukan AS dalam operasi di Caracas.

Setibanya di wilayah Amerika Serikat, Maduro dikawal ketat oleh agen Federal Bureau of Investigation (FBI).

Baca Juga: AS Luncurkan Operasi Militer Kilat di Venezuela, Trump Klaim Tangkap Presiden Nicolás Maduro

Mengutip AFP, Minggu (4/1/2025), Maduro terlihat dikelilingi sejumlah agen FBI saat menuruni tangga pesawat pemerintah AS di fasilitas Garda Nasional Negara Bagian New York. Ia kemudian dikawal perlahan menyusuri landasan pacu menuju area pengamanan.

Pemimpin sayap kiri Venezuela tersebut diperkirakan akan diterbangkan menggunakan helikopter menuju Kota New York.

Di kota tersebut, Maduro disebut akan menghadapi sejumlah tuduhan, termasuk dugaan keterlibatan dalam perdagangan narkoba.

Baca Juga: Donasi Konser Valen DA7 Kontras, Pamekasan Tembus Rp1,1 Miliar Sumenep Rp71 Juta

Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menuntut pembebasan segera Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, yang turut ditangkap dalam operasi militer Amerika Serikat. Rodríguez menyebut tindakan tersebut sebagai penculikan yang brutal.

Mengutip CNN, Minggu (4/1), tuntutan tersebut disampaikan Rodríguez hanya beberapa jam setelah penangkapan Maduro dan Flores dalam operasi AS yang berlangsung di Caracas dan sejumlah wilayah lain di Venezuela.

Pemerintah Amerika Serikat membenarkan operasi tersebut dengan menyatakan bahwa Maduro, Flores, serta sejumlah tokoh publik Venezuela lainnya bertanggung jawab atas terorisme narkoba, perdagangan narkoba, dan berbagai kejahatan lain. Tuduhan tersebut secara tegas ditolak oleh pemerintah Venezuela.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Sambut Tahun Baru 2026, dari Horor hingga Romantis

"Kami menuntut pembebasan segera Presiden Nicolás Maduro dan istrinya Cilia Flores," kata Rodríguez dalam sesi Dewan Pertahanan Nasional yang disiarkan oleh jaringan televisi pemerintah VTV. Ia menegaskan bahwa Maduro merupakan "satu-satunya Presiden Venezuela."

Baca Juga: Heboh! Valen Pangeran Dangdut Pulang Kampung, Warga Jatim Tumpah Ruah Menyambut

Editor : Ubaidillah
#perdagangan narkoba #hubungan as venezuela #penangkapan Maduro #Operasi militer AS #venezuela #Delcy Rodriguez #Nicolas Maduro ditangkap #nicolas maduro #fbi