RadarBangkalan.id – Harga emas batangan di Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Rabu (1/7).
Penurunan terjadi pada tiga produk logam mulia yang dipasarkan, yakni Antam, Galeri24, dan UBS.
Berdasarkan data Pegadaian, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp 2.736.000. Harga tersebut turun Rp 15.000 dibanding perdagangan Selasa (30/6) yang masih berada di level Rp 2.751.000 per gram.
Sementara itu, emas Galeri 24 dijual Rp 2.605.000 per gram dan UBS Rp 2.617.000 per gram.
Baca Juga: Resmi Berpisah dengan Madura United, Novan Setya Sasongko Tinggalkan Jejak Lebih dari 100 Laga
Koreksi harga tidak hanya terjadi pada pecahan 1 gram. Hampir seluruh ukuran logam mulia juga mengalami penyesuaian, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Penurunan tersebut mengikuti pelemahan harga emas di pasar global yang dipengaruhi menguatnya dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya kehati-hatian investor menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting AS.
Pelaku pasar juga masih menanti arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan di level tinggi membuat sebagian investor mengalihkan dana ke aset yang menawarkan imbal hasil lebih besar.
Baca Juga: Pelaku Curanmor Dibekuk, Polisi Berhasil Amankan Honda Vario Milik Korban
Kondisi itu menekan permintaan terhadap emas yang selama ini menjadi aset lindung nilai (safe haven).
Meski demikian, analis menilai pelemahan harga emas belum mengubah prospek investasi logam mulia dalam jangka panjang.
Ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, dan potensi perlambatan ekonomi masih menjadi faktor yang menopang permintaan emas sebagai instrumen penyimpan nilai.
Bagi masyarakat yang berencana berinvestasi, koreksi harga saat ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan pembelian secara bertahap.
Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Kritik Ronald Koeman Usai Belanda Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Strategi tersebut dinilai lebih aman dibandingkan menunggu harga berada di titik terendah yang sulit diprediksi.
Dalam jangka pendek, harga emas diperkirakan masih bergerak fluktuatif. Pergerakannya akan dipengaruhi perkembangan data inflasi Amerika Serikat, arah kebijakan suku bunga The Fed, nilai tukar dolar AS, serta dinamika ekonomi dan geopolitik global.
Selama ketidakpastian tersebut masih tinggi, peluang harga emas kembali menguat tetap terbuka.
Editor : Ina Herdiyana