News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kisah Inspiratif Shakira Amirah: Pemenang Clash of Champions yang Didukung Orangtua Dokter

Ubaidillah • Minggu, 18 Agustus 2024 | 18:47 WIB
Kisah Inspiratif Shakira Amirah Pemenang Clash of Champions yang Didukung Orangtua Dokter
Kisah Inspiratif Shakira Amirah Pemenang Clash of Champions yang Didukung Orangtua Dokter

Radarbangkalan.id - Shakira Amirah menjadi salah satu peserta yang mencuri perhatian sejak awal program Clash of Champions ditayangkan.

Sebagai mahasiswa Kedokteran dari Universitas Indonesia (UI), Shakira berhasil menembus Top 2 bersama Axel dari National University of Singapore (NUS).

Keberhasilan yang diraih Shakira tak lepas dari dukungan dan doa dari kedua orangtuanya, yang memiliki latar belakang yang luar biasa.

Lalu, siapa sebenarnya orangtua Shakira Amirah, pemenang Clash of Champions ini? Berikut ulasannya yang telah disiapkan oleh Popmama.com.

1. Orangtua Shakira Berprofesi sebagai Dokter

Shakira pernah mengungkapkan bahwa kedua orangtuanya berprofesi sebagai dokter. Ayah Shakira adalah seorang Dokter Bedah Saraf yang sejak Shakira kecil sudah sering memperkenalkannya pada dunia medis, termasuk cara-cara melakukan operasi.

Hal ini membuat Shakira tumbuh akrab dengan hal-hal yang berhubungan dengan kedokteran, sehingga tidak mengherankan jika Shakira bercita-cita menjadi dokter seperti kedua orangtuanya.

“Papa mama dua-duanya dokter. Dulu pas aku umur 5-6 tahun, papa suka dateng ke rumah, beliau dokter bedah saraf, jadi suka banget video operasi, terus anaknya dikumpulkan ke kamar,

‘sini abah habis operasi ayo lihat’. Dari situ, aku bilang ke mama aku mau jadi dokter,” cerita Shakira mengutip dari kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo.

2. Memilih UI Karena Tidak Bisa Berjauhan dari Orangtuanya

Shakira menjelaskan bahwa salah satu alasan dirinya mantap memilih berkuliah di Kedokteran UI adalah karena kedua orangtuanya tinggal di Jakarta.

Shakira mengaku sangat menyayangi kedua orangtuanya dan tidak ingin berjauhan dari mereka. Karena itu, UI menjadi pilihan universitas impiannya agar tetap dekat dengan keluarganya di Jakarta.

“Karena dari dulu memang ngincernya UI. Aku sayang banget sama mama papa aku, jadi mau di Jakarta,” cerita Shakira.

3. Afirmasi Positif dari Sang Mama

Shakira tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menekankan pada hal-hal positif. Ibunya kerap menanamkan afirmasi positif untuk mendukung perkembangan pribadi, kesejahteraan emosional, dan pencapaian tujuan.

“Aku dapet dari mamaku namanya positive affirmation. Mamaku selalu ngajarin setiap bangun tidur kamu bilang ‘kamu cantik, kamu baik, kamu bahagia, kamu sempurna’ dan semacamnya.

Lakuin semenit dua menit, langsung salat subuh. Jalanin aktivitas sehari-hari,” ujar Shakira.

4. Pelajaran Berharga tentang Kekuatan Kata-kata

Selain menanamkan afirmasi positif, ibunya juga mengajarkan Shakira tentang konsep bahwa bumi menyerap setiap kata yang diucapkan manusia.

Karena itu, kata-kata yang keluar dari mulut harus diperhatikan dengan baik karena bisa menjadi doa yang akan terwujud di kemudian hari.

“Mamaku ngajarin ‘semoga nggak sakit lagi ya’ kata nggaknya tuh nggak boleh. Semoga nanti sehat, bukan semoga nanti nggak sakit.

Karena mamaku bilang, bumi itu menyerap kata-kata. Tapi bumi menyerap kata-katanya itu nggak ngerti kata tidak, pokoknya cuma menyerap kata-kata entah itu baik atau tidak. Tidaknya nggak keserap, makanya kita ngomongnya ‘semoga sehat’,” ujarnya.

Shakira Amirah bukan hanya sosok yang cerdas, tapi juga membawa nilai-nilai positif yang ia dapatkan dari keluarganya, terutama dari kedua orangtuanya yang berprofesi sebagai dokter.

Editor : Ubaidillah
#Shakira Amirah Clash of Champions #Shakira Amirah #ruangguru #Clash of Champions #reality show