News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Max Verstappen Juara GP Qatar 2025, McLaren Kehilangan Kemenangan karena Strategi Buruk

Ubaidillah • Senin, 1 Desember 2025 | 13:14 WIB
Kemenangan Max Verstappen di F1 GP Qatar, Minggu (30/11/2025), membawa penentuan gelar juara dunia Formula 1 ke seri terakhir Abu Dhabi.
Kemenangan Max Verstappen di F1 GP Qatar, Minggu (30/11/2025), membawa penentuan gelar juara dunia Formula 1 ke seri terakhir Abu Dhabi.

Radarbangkalan.id - Max Verstappen meraih kemenangan krusial di Grand Prix Qatar dan semakin mendekat dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 2025.

Kemenangan ini memangkas jaraknya menjadi tinggal 12 poin dari Lando Norris, setelah McLaren melakukan strategi yang dinilai buruk saat momen safety car pada lap ketujuh.

Baca Juga: McLaren Perkasa! Piastri dan Norris Naik Podium di Sprint F1 Qatar 2025

Menurut laporan, "Oscar Piastri terlihat tenang saat memimpin balapan" dan memanfaatkan sulitnya menyalip di Sirkuit Losail untuk mempertahankan posisinya.

Namun keadaan berubah drastis ketika "Nico Hulkenberg bertabrakan dengan Pierre Gasly dan menghasilkan safety car."

Insiden itu terjadi pada waktu yang sangat strategis. "Karena hal ini terjadi di lap ketujuh, ini adalah titik di mana para pembalap dapat melakukan dua pit stop dan memenuhi durasi maksimum 25 lap.

" McLaren pun dipaksa melakukan strategi agresif dengan Piastri dan Norris mencoba membangun jarak sebelum pit stop.

Namun, kurangnya keputusan pit stop yang tepat membuat keduanya kehilangan momentum. "Kurangnya pit call telah sangat menghambat balapan tim."

Baca Juga: McLaren Perkasa! Piastri dan Norris Naik Podium di Sprint F1 Qatar 2025

Setelah pit stop pertama, McLaren masih mampu kembali ke barisan depan karena "berhasil melewati barisan DRS panjang yang dipimpin oleh Fernando Alonso lebih dari 26 detik waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pitstop." Piastri berhenti di lap 24, disusul Norris di lap 25.

Kondisi balapan kembali bergeser ketika mayoritas pembalap lain melakukan pit stop di lap 32. Meski Piastri sempat kembali memimpin, Verstappen perlahan mendekat.

Pada fase akhir lomba, Piastri mengaku butuh ban keras baru untuk bertahan. "Piastri berpendapat bahwa ia bisa melaju lebih cepat dengan satu set ban keras baru."

Ia pun masuk pit di akhir lap 42, berharap dapat mengejar Verstappen. Namun harapan itu tak terwujud. "Ia tidak dapat membuat perbedaan, dan Verstappen unggul 7,9 detik di garis finis."

Baca Juga: Persib Bungkam Madura United 4-1, Raih Lima Kemenangan Beruntun di Super League

Piastri akhirnya finish kedua dan menjaga peluang gelarnya, sementara Norris kehilangan podium karena kurang kompetitif.

Posisi ketiga justru diamankan Carlos Sainz setelah tampil konsisten sepanjang balapan dan memanfaatkan momentum di belakang Antonelli.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera

Sainz mengambil keuntungan dari kesalahan Antonelli dan merebut podium keduanya musim ini. Di belakang mereka, balapan berlangsung penuh drama. Russell sempat terjebak di belakang Antonelli dan kehilangan banyak posisi sebelum naik kembali ke zona poin.

Fernando Alonso juga sempat berputar setelah melakukan kesalahan, tetapi "pulang di urutan ketujuh di depan Charles Leclerc" yang menghabiskan sebagian balapan menempel Russell dalam barisan DRS.

Liam Lawson dan Yuki Tsunoda melengkapi posisi 10 besar dan menjadi penyumbang poin terakhir pada balapan penuh tensi ini.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kondisi Gary Iskak Sebelum Kecelakaan Tunggal di Pesanggrahan

Editor : Ubaidillah
#Grand Prix Qatar #max verstappen #formula 1 #Formula 1 2025 #F1 GP Qatar