Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sedot Lemak Bukan Cara Instan untuk Kurus, Dokter Ungkap Tujuan Sebenarnya

U
Penulis: Ubaidillah❯
Ilustrasi sedot lemak (Foto: Getty Images/AndreyPopov)
Ilustrasi sedot lemak (Foto: Getty Images/AndreyPopov)

Advertisement

RadarBangkalan.id - Sedot lemak atau liposuction kerap dianggap sebagai cara instan untuk mendapatkan tubuh langsing tanpa harus menjalani diet dan olahraga. Padahal, prosedur medis ini sebenarnya lebih ditujukan untuk membentuk kontur tubuh atau body contouring, bukan sebagai metode utama menurunkan berat badan.

Dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi, dan estetik, dr Gwendy Aniko, Sp.B.P.R.E, Subsp.M.O(K) dari Mayapada Hospital menjelaskan, sedot lemak bertujuan memperbaiki bentuk tubuh agar terlihat lebih proporsional. Sebab, tubuh yang ideal tidak selalu ditentukan oleh angka timbangan, tetapi juga komposisi dan bentuk tubuh seseorang.

Advertisement

"Body yang ideal. Orang boleh kurus tapi bentuk badannya nggak ideal, beda kan? Orang boleh gemuk tapi bagus (bentuk badannya) nggak usah diapa-apain, enak dilihat," kata dr Gwendy ketika ditemui di Mayapada Hospital, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).

Ia menjelaskan, berat badan memang bisa berkurang setelah menjalani prosedur sedot lemak. Hal tersebut terjadi karena sejumlah timbunan lemak di dalam tubuh diangkat melalui tindakan medis.

"Jadi berat badan berkurang? Pastilah, tapi kan itu hanya sebab akibat kami sedot lemaknya, lemaknya pasti, jumlah massa kan itu kan ada timbangannya. Satu liter, satu kg kurang lebih, ya turun lah," sambungnya.

Advertisement

Dalam dunia medis, sedot lemak merupakan prosedur bedah kosmetik yang bertujuan mengangkat timbunan lemak pada area tubuh tertentu. Beberapa bagian yang dapat ditangani melalui prosedur ini meliputi perut, paha, pinggul, lengan, hingga dagu.

 

Dengan demikian, liposuction lebih difokuskan untuk memperbaiki bentuk dan proporsi tubuh, terutama pada area yang memiliki penumpukan lemak.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer