Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Santri Kritis dan Tanggung Jawab Kebangsaan

A
Penulis: Abdul Basri❯
Tangkapan Layar Nu Online: Menilik Peran Syaikhona Kholil Bangkalan saat Berdirinya NU | KH Makki Nasir (Lora Makki)
Tangkapan Layar Nu Online: Menilik Peran Syaikhona Kholil Bangkalan saat Berdirinya NU | KH Makki Nasir (Lora Makki)

Advertisement

 

Oleh: KH. Muhammad Makki Nasir (Ketua PCNU Bangkalan)

HARI Santri Nasional, 22 Oktober 2026, kita kembali diingatkan pada peran pesantren dalam merawat tradisi keilmuan, membentuk karakter, dan mengabdi kepada masyarakat serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Advertisement

Namun, peringatan ini seharusnya tidak berhenti pada penghormatan terhadap sejarah. Hari Santri juga menjadi momentum untuk bertanya: sejauh mana ilmu yang dipelajari di pesantren mampu melahirkan generasi yang kritis terhadap persoalan bangsa sekaligus bersedia terlibat dalam mencari penyelesaiannya?

Di pesantren, santri belajar kitab, mendengarkan nasihat kiai, dan dibiasakan hidup dengan adab serta disiplin. Namun, ilmu tidak cukup hanya dipahami dan dihafalkan, melainkan harus diamalkan agar bermanfaat bagi sesama. Sebagaimana doa yang diajarkan Rasulullah saw.,

اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي، وَزِدْنِي عِلْمًا

Advertisement

“Ya Allah, berilah manfaat atas ilmu yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarkanlah kepadaku ilmu yang bermanfaat, dan tambahkanlah ilmu kepadaku” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Doa ini mengingatkan kita bahwa keberhasilan menuntut ilmu bukan sekadar seberapa banyak yang diketahui, tetapi seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan.

 

Dari Tradisi Keilmuan Menuju Kesadaran Kritis

Persoalan bangsa bukan semata-mata kekurangan orang yang memahami nilai kebaikan. Tantangan yang lebih mendasar adalah bagaimana nilai tersebut diterapkan ketika berhadapan dengan kepentingan dan kekuasaan.

Keadilan mudah diajarkan, tetapi membutuhkan keberanian ketika kepentingan kelompok dipertaruhkan. Karena itu, ilmu agama perlu bertemu dengan kesadaran kritis.

Advertisement

Artikel Terkait

Ronaldo Serahkan Trofi Man of the Match ke Al-Hamdan, Ini Alasan di Balik Aksinya

Ronaldo Serahkan Trofi Man of the Match ke Al-Hamdan, Ini Alasan di Balik Aksinya

Cristiano Ronaldo menyerahkan trofi Man of the Match kepada Abdullah Al-Hamdan setelah Al-Nassr menang 3-1 atas Al-Faisaly. Gol Ronaldo kini mencapai 982.

BMI Normal tapi Tubuh Terlihat Gemuk? Dokter Ungkap Penyebab yang Sering Tak Disadari

BMI Normal tapi Tubuh Terlihat Gemuk? Dokter Ungkap Penyebab yang Sering Tak Disadari

BMI normal tetapi tubuh terlihat gemuk? Dokter gizi menjelaskan kaitan massa otot, lemak visceral, dan cara memperbaiki komposisi tubuh.

Dokter Gizi Ungkap Cara Diet agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Dokter Gizi Ungkap Cara Diet agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa

Dokter gizi membagikan cara diet sehat tanpa tersiksa, mulai dari defisit kalori 300–500 kalori hingga mengurangi gula secara bertahap.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer