BANGKALAN – Beatrix Anindita Larasati berpeluang tampil dalam kejuaraan dansa bergengsi di luar negeri.
Kesempatan itu terbuka pasca Laras berhasil memperoleh medali perunggu dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dancesport 2025 yang berlangsung di Jakarta.
Ketua Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bangkalan Evi Sugihartini menyatakan, keikutersetan Laras di ajang kejurnas berkat prestasinya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim).
Saat itu Laras berhasil mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Bangkalan.
”Jadi, Laras mewakili Jatim dalam Kejurnas Open Dancesport 2025 di Jakarta,” jelasnya.
Proses yang harus ditempuh Laras untuk tampil dalam kejuaraan dansa tingkat nasional cukup panjang.
Yakni, berawal dari keikutsertaannya di ajang porprov. Setelah juara di ajang itu, atlet yang duduk di bangku SMP tersebut masih harus mengikuti seleksi untuk mewakili Jatim.
Sehingga, pasca tampil porprov, Laras langsung melakukan persiapan untuk bisa tampil maksimal di ajang kejurnas.
”Hingga akhirnya dia menjadi atlet dansa Bangkalan yang terpilih untuk mewakili Jatim di kejurnas,” sambungnya.
Dari 800 atlet dansa, Laras mampu bertengger di peringkat keenam saat tampil di kejurnas. Evi berharap, capaian itu akan menjadi awal yang baik bagi atet binaannya.
Sebab, November mendatang Laras akan mengikuti kejuaraan di Hongkong mewakili Indonesia.
”Laras berhasil meraih medali perunggu untuk nomor pertandingan rising star yang meliputi samba, cha-cha, rumba, dan jive,” paparnya.
Laras memang aktif mengikuti mengikuti dancesport sejak duduk di bangku SD. Lalu dia memberanikan diri mengikuti seleksi dancesport 2019 lalu.
Juga, mengikuti ekshibisi di Gresik pada tahun yang sama. Setelah sering tampil di kejuaraan, dia terpilih sebagai atlet porprov 2023.
”Waktu itu dia berhasil meraih 3 medali, 2 emas, dan 1 medali perak,” katanya. (za/jup)
Editor : Ina Herdiyana