SAMPANG, Radarbangkalan.id - Bupati Sampang H Slamet Junaidi berpamitan kepada masyarakat Sampang pada Minggu (28/1) malam di Alun-Alun Trunojoyo.
Acara yang bertajuk "Aba Idi Pamit" itu dihadiri ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Aba Idi menyampaikan bahwa selama lima tahun menjabat bupati, ia fokus memberikan yang terbaik untuk masyarakat Sampang.
"Apa yang kami lakukan, semata-mata untuk masyarakat Sampang," kata Aba Idi.
Ia menambahkan, selama masa kepemimpinannya, Sampang telah mengalami banyak kemajuan, baik di bidang infrastruktur, pariwisata, kesehatan, ekonomi, pendidikan, sosial dan kemasyarakatan.
Aba Idi juga menyampaikan bahwa ia tidak ingin Sampang dipimpin oleh orang yang serakah. Ia ingin Sampang dipimpin oleh orang yang ingin membangun daerah untuk kepentingan bersama.
"Saya doakan, kalau yang ingin cari kaya semoga tidak jadi bupati. Termasuk saya sendiri," tegasnya.
Baca Juga: KPPS Adalah Petugas TPS Pemilu dan Pilkada 2024, Ini Peran Penting Tugas serta Kewajibannya
Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari berbagai pihak. Di akhir acara, hujan turun dengan deras.
Banyak pihak yang meyakini bahwa alam pun menangis sebagai tanda malam lepas pisah itu mengharukan dan ada doa harapan.
Berikut adalah beberapa capaian kinerja Aba Idi selama lima tahun menjabat bupati:
- Infrastruktur: Pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya
- Pariwisata: Pembangunan destinasi wisata baru, peningkatan promosi pariwisata, dan peningkatan kunjungan wisatawan
- Kesehatan: Penurunan angka kematian ibu dan anak, peningkatan akses layanan kesehatan, dan pembangunan fasilitas kesehatan
- Ekonomi: Peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah
- Pendidikan: Peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan akses pendidikan, dan peningkatan mutu lulusan
- Sosial dan kemasyarakatan: Peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan peningkatan solidaritas sosial
Aba Idi mengakhiri masa jabatannya dengan prestasi dan keharuaan. Ia meninggalkan Sampang dengan harapan agar daerah ini terus maju dan berkembang. ***
Editor : Abdul Basri