News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pendekar Silat Ungkap Keangkuhan Mat Tanjar sebagai Pemicu Carok Paling Mengerikan di Bangkalan

Azril Arham • Senin, 5 Februari 2024 | 05:09 WIB

 

Kolase Hasan Tanjung Pelaku Carok, Herri Pras pendiri perguruan pencak silat Garuda Indonesia
Kolase Hasan Tanjung Pelaku Carok, Herri Pras pendiri perguruan pencak silat Garuda Indonesia

RadarBangkalan.id - Pendiri perguruan pencak silat Garuda Indonesia, Herri Pras, ikut memberikan insight terkait tragedi carok maut yang terjadi di Bangkalan, Madura.

Menurutnya, keangkuhan Mat Tanjar dapat diidentifikasi sebagai pemicu terjadinya peristiwa berdarah tersebut, di mana Hasan Tanjung dan Wardi dianggap sebagai korban yang tak bersalah.

Mat Tanjar, seorang sosok yang terlibat dalam duel carok dengan Hasan Tanjung setelah konflik verbal, menjadi fokus perhatian.

Awalnya, Hasan Tanjung ingin bertegur sapa dengan Mat Tanjar yang tengah membonceng Mat Terdam.

Namun, karena sorotan lampu yang silau, Hasan terpaksa harus melototkan matanya, menyebabkan kesalahpahaman yang memicu ketegangan.

Dalam situasi itu, Mat Tanjar secara impulsif menampar Hasan dan menantangnya untuk berduel carok.

Herri Pras menilai kejadian tersebut sebagai bentuk keangkuhan yang menyulut kemarahan.

"Ketika ditegur, mereka marah, cekcok terjadi, dan setelah cekcok, mereka melakukan pemukulan. Jadi, yang sebenarnya salah adalah mereka, preman ini.

Saya menyebut Mat Tanjar dan Mat Terdam sebagai preman," ujar Herri.

Herri juga mengekspresikan kagumnya terhadap keahlian bela diri yang dimiliki Hasan dan Wardi, meskipun tak sepenuhnya mendukung tindakan yang mereka lakukan.

Hasan dan Wardi diakui sebagai pendekar silat yang berbakat, namun Herri menekankan bahwa tindakan mengambil nyawa empat lawan carok mereka adalah tindakan yang bertentangan dengan hukum.

Keempat korban carok, yaitu Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri, dan Hafid, telah kehilangan nyawa akibat aksi Hasan dan Wardi.

Tindakan tersebut menghadirkan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun bagi keduanya, karena diduga melanggar Pasal 340 KUHP.

Sebagai pelaku carok massal, kasus ini menjadi sorotan karena tingkat kebrutalan yang luar biasa.

Keangkuhan Mat Tanjar yang menjadi pemicu peristiwa ini menambah dimensi kekerasan, menjadikan carok di Bangkalan sebagai salah satu insiden paling mengerikan dalam sejarah kehidupan masyarakat Madura. ***

Editor : Azril Arham
#carok massal #madura #Mat Tanjar #Carok Paling Mengerikan #carok #bangkalan #tradisi carok #Carok Maut Hasan VS Mat Tanjar #Hasan Tanjung