News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Misteri di Laut: Pelajar SMA Hilang Diduga Meloncat ke Laut dari Kapal KM Sabuk Nusantara 92, Pencarian Tim SAR Masih Nihil

Ajiv Ibrohim • Kamis, 8 Februari 2024 | 04:00 WIB

SIAGA: Tim Basarnas melakukan pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 92 yang meloncat dalam pelayaran dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)
SIAGA: Tim Basarnas melakukan pencarian penumpang KM Sabuk Nusantara 92 yang meloncat dalam pelayaran dari Pulau Kangean ke Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Minggu (4/2). (BASARNAS SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, Radarbangkalan.id - Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Indonesia.

Kali ini, seorang pelajar siswa SMA asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Madura, dikabarkan hilang setelah diduga meloncat dari KM Sabuk Nusantara 92 pada Jumat (2/2) dini hari.

Peristiwa nahas ini bermula saat Samil, 17 tahun, tengah dalam perjalanan dari Pulau Kangean menuju Kalianget menggunakan KM Sabuk Nusantara 92.

Sekitar pukul 02.40 WIB, saat kapal melintasi perairan Pulau Sapudi, Samil tiba-tiba menghilang dari tempat tidurnya.

Berdasarkan rekaman CCTV kapal, Samil terlihat meloncat dari atas dek belakang kapal di sekitar perairan Pulau Raas.

Baca Juga: Aksi Demo Pemkab Sampang, Pro Kontra Kebijakan PJ Bupati Sampang Hingga Digruduk 2 Aksi Sekaligus

Sebelumnya, dia sempat memakai pelampung untuk membantu dirinya mengapung di laut.

Upaya pencarian yang dilakukan oleh Basarnas Sumenep dan tim SAR gabungan selama 4 hari masih belum membuahkan hasil.

Tim telah menyisir area sekitar lokasi kejadian, namun Samil belum ditemukan.

Kendala Cuaca dan Batas Waktu Pencarian

Pencarian korban terkendala oleh cuaca buruk, seperti ombak tinggi dan hujan deras.

Baca Juga: Kolonel Arry Sundoro Lanjutkan Program Pengeboran Air untuk Prajurit Papua: Meningkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Tim SAR terus berupaya mencari Samil di sekitar perairan Desa Guwa-Guwa, Kecamatan Raas, dan area di sekitarnya.

Menurut Koordinator Unit Siaga Basarnas Sumenep Bambang Pujo, pencarian akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

Sesuai peraturan, batas waktu pencarian dan pertolongan adalah 7 hari.

Keluarga Menanti Kabar Baik

Sementara itu, keluarga Samil di Desa Saur Saebus masih menanti kabar baik dari tim SAR.

Baca Juga: Kolonel Arry Sundoro Lanjutkan Program Pengeboran Air untuk Prajurit Papua: Meningkatkan Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan

Pj Kades Saur Saebus Marjuni mengatakan, Samil sebelumnya pulang ke pulau karena liburan sekolah dan berniat kembali ke sekolah dengan kapal tersebut.

Misteri di Balik Kehilangan Samil

Hingga saat ini, belum diketahui pasti motif di balik tindakan Samil yang nekat meloncat dari kapal. Pihak keluarga dan aparat berwajib masih menyelidiki kasus ini.

Dampak Kehilangan Samil

Kehilangan Samil meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya.

Tragedi ini juga menjadi pengingat pentingnya keselamatan penumpang di laut.

Baca Juga: Terungkap Penyebab Venny Alberti Ingin Gugat Cerai Akash Elahi Disebut Kena Karma Istri Pertama, Ternyata....

Kasus hilangnya Samil di tengah laut menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Peningkatan keamanan dan keselamatan penumpang kapal perlu menjadi prioritas utama.

Upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keselamatan diri di laut juga perlu terus digalakkan. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#Meloncat ke Laut #pelajar #tim sar #sma #KM Sabuk Nusantara 92