RadarBangkalan.id - Kamal 8 Oktober 2024, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, berkomitmen untuk membangun ulang lapak-lapak yang terbakar di Pasar Baru Kamal, Bangkalan. Janji tersebut disampaikan oleh Emil saat melakukan blusukan di pasar pada pagi ini. Mantan Bupati Trenggalek itu bertekad memberikan perhatian khusus pada para pedagang yang hingga kini belum mendapatkan lapak pengganti.
“Kami akan bangun kembali lapak-lapak yang terbakar tahun 2023 silam. Ini janji saya kepada pedagang pasar yang lapaknya belum dibangun seperti semula,” ujar Emil dalam pertemuan dengan para pedagang.
Menurut Emil, pembangunan kembali lapak yang terbakar akan menjadi salah satu prioritasnya jika dirinya terpilih dalam kontestasi Pemilihan Gubernur 2024 mendatang. Ia juga menegaskan akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Bangkalan guna mencari solusi yang tepat dan cepat.
Fokus Pantau Harga Sembako dan Keluhan Pedagang
Selain menyampaikan janjinya terkait lapak yang terbakar, Emil Dardak, yang didampingi oleh istrinya, Arumi Bachsin, juga memanfaatkan momen blusukan ini untuk mengecek harga sembako di pasar. Pasangan ini berbincang dengan sejumlah pedagang mengenai kondisi harga-harga kebutuhan pokok serta masalah-masalah yang dihadapi.
“Kami ingin memastikan bahwa harga sembako tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang akhir tahun. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat, khususnya di Bangkalan,” tambah Emil.
Para pedagang di pasar tersebut juga menyampaikan keluhan mereka terkait fluktuasi harga dan kendala distribusi barang yang sering kali terhambat. Emil berjanji akan berupaya mencari solusi yang efektif untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi berjalan lancar.
Antusiasme Warga dan Komitmen Emil
Kehadiran Emil dan Arumi disambut antusias oleh para pedagang dan warga di Pasar Baru Kamal. Mereka merasa didengarkan dan berharap solusi yang dijanjikan bisa segera terealisasi.
Blusukan ini menjadi bagian dari komitmen Emil untuk lebih dekat dengan masyarakat, terutama pedagang kecil yang menjadi salah satu roda penggerak perekonomian lokal. Emil berupaya memahami kebutuhan dan permasalahan mereka secara langsung, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.
Dengan pendekatan langsung ini, Emil berharap dapat membawa perubahan nyata, terutama jika dirinya mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi Wakil Gubernur Jawa Timur di periode mendatang.