Radarbangkalan.id-Semarak kegiatan expo Pendidikan yang digelar di Sentra IKM oleh Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan juga diikuti oleh Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kec. Konang. Tahun ini, stand Korwil Konang mencuri perhatian pengunjung dengan menampilkan berbagai hasil karya dan olahan tangan kreatif dari para siswa di wilayah tersebut.
Dengan semangat inovasi dan kearifan lokal, Stand Both menampilkan tiga jenis karya utama yang menggambarkan keterampilan dan pemanfaatan potensi alam sekitar: pembuatan tikar tradisional, proses pembuatan tahu secara mandiri, serta olahan daun kelor yang dikreasikan menjadi puding sehat dan lezat.
Tikar yang dipamerkan dibuat dari bahan alami dan dianyam langsung oleh siswa-siswi dari beberapa sekolah dasar binaan. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga mengenalkan kembali nilai budaya lokal kepada generasi muda.
Tak kalah menarik, olahan lokal seperti tahu juga ditampilkan secara langsung. Yang paling unik dan menjadi favorit pengunjung adalah sajian puding daun kelor. Dikenal sebagai tanaman dengan segudang manfaat, daun kelor disulap menjadi camilan sehat oleh tangan-tangan kreatif siswa. Rasanya yang enak dan tampilan yang menarik membuat produk ini laris manis dicicipi para pengunjung.
Kepala Korwil Konang, Miskawi mengatakan pameran yang ditampilkan dalam expo Pendidikan tidak mengejar juara. “Tapi bagaimana kita menampilkan yang terbaik hasil kerajinan siswa. Dari kegiatan ini kami berusaha menanamkan nilai kemandirian, kecintaan terhadap produk lokal, dan jiwa wirausaha sejak dini," ujarnya.
Dengan kehadiran stand ini, Korwil Konang sukses menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga praktik nyata yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan hidup anak-anak.