News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gedung Rektorat Rp 33 M IAIN Madura Disorot, Banyak Komponen Belum Selesai

Mohammad Sugianto • Kamis, 22 Mei 2025 | 16:29 WIB
Tampak gedung IAIN Madura yang sudah dibangun
Tampak gedung IAIN Madura yang sudah dibangun

PAMEKASAN – Megaproyek pembangunan Gedung Rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura menuai sorotan. Meski menelan anggaran Rp 33,3 miliar dari APBN, gedung empat lantai itu diduga belum sepenuhnya rampung secara fisik meski telah diresmikan pada akhir Januari 2025.

Pantauan Jawa Pos Radar Madura, sejumlah bagian gedung tampak belum terselesaikan dengan baik. Misalnya, banyak kaca dinding yang belum terpasang, lantai basement yang tidak dikeramik, hingga tembok retak di beberapa titik. Area lobi pun dinilai kurang rapi, dengan penyangga pagar yang miring dan cat yang sudah memudar.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya atas kualitas pembangunan gedung yang digadang-gadang menjadi ikon baru kampus tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) IAIN Madura, Ismatul Izzah, membantah pengerjaan asal-asalan. Ia menyebut proyek tersebut sudah rampung sesuai kontrak. “Sudah kami tempati selama satu bulan terakhir. Serah terima proyek juga sudah dilakukan,” jelasnya, Selasa (21/5).

Ia menerangkan bahwa proyek dikerjakan oleh PT Ris Putra Delta dengan nilai kontrak sebesar Rp 31 miliar lebih, tidak termasuk pajak dan pengeluaran tambahan. Saat ini, proyek memasuki masa pemeliharaan selama satu tahun.

Terkait kaca yang belum terpasang, Ismatul menegaskan bahwa hal itu merupakan bagian dari rencana awal proyek. “Itu memang dari awal tidak dirancang menggunakan kaca penuh di bagian itu. Bukan karena kelalaian,” kilahnya.

Namun, ia berjanji akan menyampaikan beberapa temuan kerusakan dan kekurangan ke pihak rekanan untuk segera diperbaiki. “Kalau ada kerusakan di masa pemeliharaan, itu tanggung jawab rekanan,” ujarnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak rekanan belum memberikan penjelasan. Jawa Pos Radar Madura telah berupaya menghubungi PT Ris Putra Delta, namun panggilan dan pesan yang dikirim kepada perwakilan perusahaan, Yadi, tidak mendapat respons hingga pukul 16.40 WIB.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#madura #IAIN Madura #proyek #Pemkab Pamekasan #kampus #gedung