News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Belum Berangkat, Jamaah Haji Asal NTT Meninggal di RS Haji Surabaya

Mohammad Sugianto • Senin, 26 Mei 2025 | 12:43 WIB
Jemaah Haji berdoa sebelum diberangkatkan ke tanah suci
Jemaah Haji berdoa sebelum diberangkatkan ke tanah suci

SURABAYA – Kabar duka kembali menyelimuti PPIH Embarkasi Surabaya. Salah satu calon jamaah haji asal Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal dunia sebelum sempat diberangkatkan ke Tanah Suci.

Jamaah bernama Naki Muhammad Tang Ladu (64), asal Kloter 74 NTT, menghembuskan napas terakhir di RS Haji Surabaya, Sabtu pagi (24/5) pukul 06.40 WIB.

“Almarhum meninggal setelah sempat mengalami sesak napas saat berada di dalam bus pemberangkatan,” terang Plh Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Sugiyo, kemarin (25/5).

Seharusnya, Naki Muhammad terbang ke Arab Saudi pada Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB. Namun, saat akan berangkat dari asrama menuju bandara, kondisinya tiba-tiba menurun. Ia mengalami sesak napas saat sudah duduk di dalam bus.

“Setelah diperiksa tim kesehatan, dokter menyatakan beliau tidak layak terbang. Almarhum lalu dirujuk ke RS Haji,” imbuh Sugiyo.

Sayangnya, nyawa Naki tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal karena kanker paru yang sudah masuk tahap akhir. Jenazahnya telah ditangani oleh keluarga dan akan dimakamkan di kampung halaman di Sulawesi.

“Insya Allah almarhum husnul khotimah, karena niatnya sudah sampai untuk menunaikan ibadah haji,” ucap Sugiyo.

Kematian Naki menambah jumlah jemaah haji Embarkasi Surabaya yang wafat dalam musim haji tahun ini menjadi sembilan orang. Dari total tersebut, empat orang meninggal di RS Haji, satu di pesawat, dan empat lainnya di Arab Saudi.

Berikut daftar lengkap sembilan jamaah yang telah meninggal dunia:

  1. Isdiyono Taslim Atmo (60), Kloter 3 Tulungagung, meninggal di RSUD Haji Surabaya karena TBC (4/5).
  2. Nur Fadilah (45), Kloter 20 Sidoarjo, meninggal di pesawat (6/5), punya riwayat diabetes dan hipertensi.
  3. Supatmi Supriadi Maulana, Kloter 29 Bangkalan, meninggal di RSUD Haji Surabaya akibat serangan jantung dan syok septik (10/5).
  4. Inten Retno Wati (56), Kloter 5 Kediri, wafat di Makkah karena kegagalan multiorgan (14/5).
  5. Soesanto Soemantri Notodiarjo (73), Kloter 16 Surabaya, wafat di Madinah Cardiac Center akibat hipertensi (17/5).
  6. Muhadi Madris (74), Kloter 9 Blitar, meninggal di RS King Abdul Aziz karena pneumonia (19/5).
  7. Umu Sofiah (50), Kloter 14 Gresik, meninggal di RS Haji Surabaya karena gagal ginjal.
  8. Masiah (65), Kloter 64 Bojonegoro, meninggal di KKHI Bandara setelah sempat lemas saat turun dari pesawat.
  9. Naki Muhammad Tang Ladu (64), Kloter 74 NTT, meninggal di RS Haji Surabaya karena kanker paru.

Sugiyo yang juga menjabat Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jatim, mengimbau agar jemaah senantiasa menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan kelelahan fisik jelang puncak ibadah.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#ntt #jemaah haji #jatim #PPIH Embarkasi Surabaya #haji 2025