News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Diduga Mengantuk, Remaja Asal Sumenep Tabrak Truk di Blega

Ina Herdiyana • Senin, 16 Juni 2025 | 18:36 WIB

 

TERLIBAT LAKA: Anggota Satlantas Polres Bangkalan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di jalan raya Desa Karang Gayam, Blega, Minggu (15/6). (SATLANTAS POLRES BANGKALAN UNTUK JPRM)
TERLIBAT LAKA: Anggota Satlantas Polres Bangkalan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan di jalan raya Desa Karang Gayam, Blega, Minggu (15/6). (SATLANTAS POLRES BANGKALAN UNTUK JPRM)

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Sabtu (15/6) sekitar pukul 06.00.

Insiden tersebut sempat mengakibatkan kemacetan arus kendaraan di lokasi kejadian.

Peristiwa itu melibatkan dua kendaraan, yakni mobil Honda Stream dan truk Colt diesel.

Baca Juga: Lima Pasar Tradisional Bangkalan Diusulkan Direhabilitasi Tahun Depan

Honda Stream dengan nomor polisi N 1929 VK dikemudikan oleh Achmad Bilal Pahlevi, 19, warga Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep.

Di dalam mobil tersebut terdapat tiga penumpang. Antara lain Faris Arkan Fatoni, Syarif Fatoni, dan Althaf Mubarok.

Sementara itu, truk bernomor polisi M 9929 UN dikemudikan oleh Bahra, 51, warga Desa Karang Penang Onjur, Sampang.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Diyon Fitriyanto menjelaskan, mobil Honda Stream melaju dari arah Sampang menuju Bangkalan.

Baca Juga: Serapan Tenaga Kerja Sektor Pertanian dan Manufaktur Menurun gara-gara Ini!

Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng ke kanan dan langsung bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

"Diduga, pengemudi Honda Stream mengalami microsleep sehingga kendaraan tidak terkendali dan masuk ke jalur berlawanan," terang Diyon.

Kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, pengemudi dan tiga penumpang mobil mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

”Saat ini korban masih dalam perawatan dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut,” tambahnya. (za/jup)

Editor : Ina Herdiyana