BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan telah menganggarkan dana besar untuk pembangunan sistem drainase.
Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 2,2 miliar. Proyek tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan. Namun, hingga kini belum ada yang mulai dikerjakan.
Dana tersebut terbagi dalam 18 paket proyek dengan nilai pagu yang beragam, mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Baca Juga: Diduga Mengantuk, Remaja Asal Sumenep Tabrak Truk di Blega
Lokasi pelaksanaan tersebar di tujuh kecamatan di wilayah Bangkalan (lihat infografis untuk detail lokasi).
”Belum ada satu pun yang mulai dilaksanakan,” ujar Kabid Bina Marga DPUPR Bangkalan, Guntur Setiadi.
Menurut Guntur, proyek-proyek tersebut masih dalam tahap proses dan ada kemungkinan terjadi penyesuaian karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
Namun, dia enggan memerinci proyek mana saja yang terdampak. ”Kami saat ini masih memprioritaskan program peningkatan jalan,” tambahnya.
Baca Juga: Lima Pasar Tradisional Bangkalan Diusulkan Direhabilitasi Tahun Depan
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bangkalan Reza Teguh Wibowo menegaskan pentingnya memastikan pelaksanaan program pembangunan drainase tersebut.
Dia meminta agar anggaran yang sudah direncanakan tidak dibiarkan mangkrak.
”Fungsi drainase penting untuk menjaga daya tahan jalan agar tidak mudah rusak. Kami akan terus memantau progresnya, termasuk jika ada pergeseran anggaran,” jelasnya.
Sejak awal, kami berkomitmen mengawal seluruh program yang sudah dirancang,” tegas Reza. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana