News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

20 Ribu Anak di Bangkalan Masuk Verifikasi Program Sekolah Rakyat

Ina Herdiyana • Senin, 16 Juni 2025 | 19:10 WIB

 

TURUN LANGSUNG: Kabid Linjamsos Dinsos Bangkalan Muhammad Aminullah mengecek data sasaran murid Sekolah Rakyat di ruang kerjanya, Selasa (10/6). (KHOLIL RAMLI/JPRM)
TURUN LANGSUNG: Kabid Linjamsos Dinsos Bangkalan Muhammad Aminullah mengecek data sasaran murid Sekolah Rakyat di ruang kerjanya, Selasa (10/6). (KHOLIL RAMLI/JPRM)

 

BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Pemerintah pusat akan merealisasikan program Sekolah Rakyat (SR) tahun ini. Program ini dirancang dalam tiga tahap. Yakni, tahap 1A, 1B, dan 1C.

Di Kabupaten Bangkalan, pelaksanaan SR diproyeksikan masuk pada tahap 1C dan ditargetkan mulai berjalan pada September 2025.

Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan telah menerima data calon peserta dan tengah melakukan proses verifikasi dan validasi (verval).

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Anggarkan Rp 2,2 Miliar untuk Drainase, tapi Proyek Belum Jalan?

”Total ada 20.240 calon murid yang harus diverifikasi,” ujar Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Bangkalan Muhammad Aminullah.

Dia menjelaskan, para calon peserta SR berasal dari seluruh jenjang usia sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Namun, pada pelaksanaan awal, fokus verval diprioritaskan untuk anak usia setara SMP.

”Hal ini menyesuaikan dengan kapasitas Balai Diklat BKPSDM. Untuk tahap awal, kemungkinan hanya akan dibuka dua rombongan belajar (rombel) khusus jenjang SMP,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Bangkalan Anggarkan Rp 2,2 Miliar untuk Drainase, tapi Proyek Belum Jalan?

Para siswa SR nantinya akan tinggal di asrama. Seluruh kebutuhan pendidikan hingga makan tiga kali sehari akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Program ini menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

”Peserta tidak harus anak yang putus sekolah, asalkan terdata dalam DTSEN. Salah satu tujuan verval adalah untuk mendapatkan persetujuan dari keluarga,” tegas Aminullah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan Abdillah Rahman menyambut baik kehadiran program ini.

Baca Juga: Diduga Mengantuk, Remaja Asal Sumenep Tabrak Truk di Blega

Dia menilai, SR bisa menjadi solusi nyata dalam menekan angka anak putus sekolah di Bangkalan, yang saat ini mencapai 13.785 anak—tertinggi ketiga se-Jawa Timur.

”Namun, kualitas tenaga pendidik harus benar-benar diperhatikan. Program ini jangan sampai hanya jadi proyek semata, tapi harus bisa melahirkan SDM yang unggul,” tandasnya. (lil/yan)

Editor : Ina Herdiyana
#verval #pemkab bangkalan #DTSEN #Sekolah Rakyat #verifikasi dan validasi #sr