BANGKALAN,Radarbangkalan.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mengalokasikan anggaran hingga Rp 2,8 miliar untuk proyek pavingisasi halaman Sekolah Dasar (SD) negeri di wilayahnya. Proyek ini menjadi bagian dari program prioritas Pemkab tahun 2025 yang melekat di Dinas Pendidikan (Dispendik) Bangkalan.
Anggaran Terbagi Menjadi Puluhan Paket, Dari total anggaran Rp 2,8 miliar, dana tersebut dibagi ke dalam 51 kegiatan, yaitu:
Rp 206 juta untuk 17 kegiatan perencanaan
Rp 107 juta untuk 17 kegiatan pengawasan
Rp 2,5 miliar untuk 17 kegiatan fisik, termasuk pavingisasi dan pekerjaan pendukung lainnya. Empat dari 17 proyek fisik juga mencakup pekerjaan tambahan seperti rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan pagar sekolah. “Pavingisasi ini bagian dari prioritas pemkab tahun ini,” jelas Ali Yusri Purwanto, Kabid Pembinaan SD Dispendik Bangkalan.
Ali Yusri menegaskan bahwa pavingisasi halaman sekolah bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman. Selain itu, proyek ini juga mendukung program nasional “Gerakan Sekolah Sehat” dan mengatasi persoalan genangan air saat musim hujan.
“Ini juga mendukung program kementerian, agar sekolah lebih siap menyambut kegiatan belajar mengajar (KBM) yang berkualitas,” imbuhnya.
Meskipun hingga awal Juli belum ada proyek yang berjalan, Dispendik memastikan bahwa seluruh pekerjaan pavingisasi akan mulai dikerjakan pada awal Agustus 2025. Hal ini disebabkan sebagian proyek dengan nilai di atas Rp 400 juta masih menjadi fokus utama.
“Perencanaannya sudah selesai. Target kami, seluruh pekerjaan selesai 100 persen pada bulan November,” tambah Yusri.
Pengerjaan pavingisasi juga akan disertai dengan pembangunan drainase agar air hujan tidak menggenangi halaman sekolah.
“Sistemnya penunjukan langsung, jadi proses pengerjaan bisa lebih cepat dibanding metode tender,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan, Abdillah Rahman, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini sebagai bagian dari pemerataan fasilitas pendidikan antara sekolah desa dan kota.
“Harapan kami, semua program – tidak hanya pavingisasi – seperti rehabilitasi dan penambahan ruang kelas baru (RKB), bisa segera terealisasi,” ujarnya.(lil/jup)
Editor : Mohammad Sugianto