SUMENEP,Radarbangkalan.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran hingga Rp 1,3 miliar untuk pemeliharaan seluruh armada kendaraan operasional. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan bahan bakar, pembayaran pajak kendaraan, serta perawatan rutin dan perbaikan unit.
Kepala DLH Sumenep Arif Susanto menjelaskan, besarnya anggaran sebanding dengan jumlah kendaraan yang dimiliki. Mayoritas kendaraan digunakan untuk operasional pengangkutan sampah di berbagai wilayah. “Yang paling banyak itu, kendaraan untuk operasional pengangkutan sampah,”katanya.
Ia merinci, DLH memiliki 24 unit kendaraan roda tiga, delapan unit dump truck, dua unit mobil pikap, serta dua eskavator yang beroperasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Torbang, Kecamatan Batuan.
Namun, Arif mengakui tidak semua kendaraan dalam kondisi prima. Saat ini, dua unit dump truck dan dua kendaraan roda tiga mengalami kerusakan berat dan tidak bisa difungsikan. “Masih bisa diperbaiki, tapi jika biaya perbaikannya terlalu tinggi, lebih baik diganti baru,” terangnya.
Lebih lanjut, Arif menambahkan bahwa anggaran tersebut tidak hanya difokuskan untuk kendaraan. Sebagian dana juga dipakai untuk pemeliharaan kontainer dan boks sampah, serta dua unit truk sky lift dan dua tangki air roda tiga yang digunakan untuk pemangkasan pohon dan penyiraman.
“Yang paling besar serapan anggarannya ada di pembelian bahan bakar. Karena armada pengangkut sampah harus menjangkau berbagai kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari TPA setiap harinya,” pungkasnya. (tif/gik)
Editor : Mohammad Sugianto