BANGKALAN – Siswa Sekolah Rakyat (SR) harus menunda keinginannya untuk segera mengikuti kegiatan belajar (KBM). Sebab, launching program menunggu keputusan pemerintah pusat.
”Rencananya diluncurkan serentak di 55 titik di seluruh Indonesia. Informasi akan dimulai Senin (15/9). Namun, masih koordinasi lagi, takutnya mundur lagi,” ujar Kepala Sekolah Rakyat Lailatul Munawaroh Kamis (11/9).
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Mohammad Aminullah menyatakan, KBM SR rencananya akan dimulai Senin (1/9). Lalu, ditunda Selasa (9/9).
Namun, akhirnya kembali ditunda, dan akan dimulai Senin (15/9) nanti. Pertimbangannya, akan dioperasikan secara serentak dengan daerah lain. Salah satunya, menunggu kesiapan sarana dan prasarana di daerah lain.
”Kami juga menunggu jadwal dari Bapak Presiden, insyaallah tanggal 15 September ini,” sebut Amin.
Amin mengeklaim, sarana dan prasarana SR sudah siap. Meskipun, ada beberapa fasilitas pendukung lainnya yang harus segera dilengkapi pemerintah.
Misalnya, lemari di asrama dan laptop yang akan diberikan kepada masing-masing siswa. ”Mudah-mudahan bisa segera dimulai dan tidak ada penundaan lagi,” pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana