News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Dewan Pendidikan Bangkalan Suarakan Tiga Isu Strategis di Rakornas IV Yogyakarta

Mohammad Sugianto • Kamis, 9 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Bangkalan saat menghadiri rakornas IV di Yogjakarta selama tiga hari
Pengurus Dewan Pendidikan (DP) Bangkalan saat menghadiri rakornas IV di Yogjakarta selama tiga hari

YOGYAKARTA, Radarbangkalan.id – Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Bangkalan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV Dewan Pendidikan se-Indonesia yang digelar di Yogyakarta. Dalam forum bergengsi tersebut, DP Bangkalan menyuarakan tiga poin penting yang dinilai krusial untuk penguatan sistem pendidikan nasional.

Ketua Dewan Pendidikan Bangkalan Abdullah menjelaskan, salah satu usulan utama adalah pembentukan Dewan Pendidikan Pusat (DP Pusat) yang dilengkapi dengan regulasi jelas dan bersifat mengikat hingga ke tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Menurutnya, kehadiran lembaga di tingkat pusat akan memperkuat koordinasi dan arah kebijakan antara Dewan Pendidikan di seluruh daerah.

“Selama ini, Dewan Pendidikan di daerah belum memiliki acuan tunggal yang kuat. Dengan adanya DP Pusat dan regulasi yang jelas, peran kami di daerah akan lebih terarah dan memiliki legitimasi formal,” ujarnya.

Usulan kedua yang dibawa DP Bangkalan dalam Rakornas adalah penganggaran Dewan Pendidikan melalui APBN, mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota. Abdullah menilai, mekanisme anggaran yang bersumber dari pemerintah pusat penting agar Dewan Pendidikan dapat bekerja lebih optimal tanpa terkendala dukungan dana.

“Anggaran seharusnya bersumber dari APBN dengan mekanisme yang transparan dan berjenjang. Dengan begitu, kegiatan Dewan Pendidikan di semua level bisa berjalan efektif dan konsisten,” tegasnya.

Selain itu, DP Bangkalan juga menyampaikan usulan ketiga, yakni perlunya evaluasi terhadap sistem pendidikan yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Abdullah menilai, sudah saatnya pendidikan nasional berada di bawah satu kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan, agar pengelolaan lebih terpadu dan tidak tumpang tindih.

“Selama pendidikan masih terbagi antara dua kementerian, sering muncul ketimpangan dalam kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Jika satu pintu di bawah Kementerian Pendidikan, pembinaan dan pengawasan akan lebih maksimal,” terang Abdullah.

Menurutnya, tiga usulan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan serius bagi Komisi X DPR RI dan Kementerian Pendidikan dalam memperkuat sistem pendidikan nasional ke depan.

Rakornas IV Dewan Pendidikan se-Indonesia ini menjadi ajang penting bagi setiap daerah untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.(gik)

Editor : Mohammad Sugianto
#bangkalan #pendidikan #Dispendik Bangkalan #Dewan Pendidikan Bangkalan #DP