Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Majelis Pengasuh KH. Ahmad Faqoth Zubair bersama para masyayikh dan pengurus pesantren. Suasana penuh keakraban sudah terasa sejak awal kegiatan yang diawali dengan ramah tamah dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama para santri di Aula Utama Pondok Pesantren Nurul Cholil.
Dalam sambutannya, KH. Ahmad Faqoth Zubair menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan Dankodiklatal bersama rombongan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Hubungan yang baik antara pesantren dan aparat negara sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa,” ujar KH. Ahmad Faqoth Zubair.
Ia menambahkan, sinergi tersebut juga menjadi cara efektif menanamkan nilai nasionalisme dan semangat kebangsaan di kalangan santri.
“Pesantren harus menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak, cinta tanah air, dan siap berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.
Baca Juga: Wabup Fauzan Serukan Semangat Kolaborasi saat Menghadiri Rakernas ADPMET
Sementara itu, Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah dalam arahannya di hadapan ratusan santri menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran pesantren sebagai benteng moral dan spiritual bangsa.
“Pesantren adalah sumber kekuatan moral bagi negeri ini. Santri dan TNI sesungguhnya memiliki semangat yang sama, yaitu pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara,” tutur Nur Alamsyah disambut tepuk tangan santri.
Kegiatan silaturahmi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan doa bersama serta sesi foto kenangan antara jajaran Kodiklatal dan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto