BANGKALAN – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan membina 29 pasar tradisional. Namun, yang mendapat anggaran pemeliharaan tahun ini hanya empat pasar.
Kepala Diskopumdag Bangkalan Rasuli mengatakan, anggaran pemeliharaan pasar didapatkan pasca terjadi perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Ada empat pasar yang mendapatkan anggaran pemeliharaan,” katanya.
Mantan Kabag Organisasi Setkab Bangkalan itu menuturkan, anggaran yang dikucurkan ke tiap pasar tidak sama.
Pasar Blega misalnya mendapatkan anggaran paling besar, yakni Rp 460 juta. Pasar Sepulu dan Pasar KLD masing-masing Rp 280 juta. "Khusus Pasar Labang Rp 100 juta,” imbuhnya.
Dia menjelaskan, anggaran senilai Rp 1,2 miliar itu akan digunakan untuk memperbaiki sejumlah sarana di pasar.
”Misalnya, di Pasar Labang untuk memperbaiki pagar, di Pasar KLD untuk memperbaiki drainase, dan di Pasar Blega untuk merehab los,” ungkapnya.
Wakil Ketua I DPRD Bangkalan Fatkurrahman meminta dinas terkait segera memulai pekerjaan. Sebab, pengerjaan proyek fisik membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
”PAK sudah selesai, semestinya dinas segera merealisasikan. Jika lompat tahun akan menyisakan permasalahan,” tandasnya. (ay/yan)
Editor : Ina Herdiyana