SUMENEP – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meminta semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebab, momentum tersebut merupakan fase krusial bagi pemerintah daerah. Fauzi menegaskan, saat perayaan Nataru akan terjadi lonjakan aktivitas pelayanan publik. Baik di sektor administrasi, kesehatan, perhubungan, hingga pengamanan wilayah.
"ASN Sumenep harus bekerja lebih ekstra, cepat, dan lebih responsif. Jangan sampai pelayanan kepada masyarakat justru melambat karena alasan libur atau rutinitas tahunan," ingatnya.
Dia menegaskan, masyarakat membutuhkan kehadiran negara secara nyata. Terutama pada momentum Nataru yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat, arus transportasi, hingga kebutuhan layanan darurat.
Fauzi mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, agar siaga penuh dan tidak lengah.
Misalnya, dinas kesehatan, perhubungan, BPBD, satpol PP, hingga pelayanan administrasi publik.
"ASN adalah pelayan rakyat, tidak boleh ada yang kendur saat masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah. Pesan saya, layani secara maksimal," pintanya.
Fauzi juga menekankan pentingnya penyelesaian semua program kerja dan optimalisasi serapan anggaran sebelum tutup tahun 2025.
Dia minta semua OPD memastikan tidak ada program yang mangkrak serta tetap menjaga kualitas.
"Akhir tahun bukan hanya soal habisnya anggaran, tapi soal tanggung jawab moral terhadap hasil pembangunan yang bisa dirasakan rakyat," pesannya.
Fauzi menambahkan, kerja ekstra di akhir tahun 2025 akan menjadi indikator keseriusan ASN di lingkungan Pemkab Sumenep dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan humanis.
"Kalau ASN solid, insyaallah masyarakat akan merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik," tandasnya. (tif/yan)
Editor : Ina Herdiyana