Radarbangkalan.id - Luapan Sungai Rejoso menyebabkan banjir di wilayah timur Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (4/12/2025) malam.
Sebanyak 8 desa dilaporkan tergenang akibat sungai tidak mampu menampung derasnya air hujan dari wilayah hulu.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan telah menyiapkan perahu untuk mengantisipasi apabila warga harus dievakuasi.
Baca Juga: Banjir Medan Rendam 19 Kecamatan, Ribuan Rumah Terendam dan Rumah Dinas Bobby Ikut Kebanjiran
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menjelaskan bahwa banjir terjadi di Kecamatan Winongan dan melanda 8 desa: Winongan Kidul, Bandaran, Winongan Lor, Sruwi, Prodo, Lebak, Mendalan, dan Menyarik.
Sebagian besar wilayah tersebut tergenang banjir setinggi 10–50 sentimeter, menggenangi jalan desa dan mulai memasuki rumah warga.
Kondisi terparah terjadi di Dusun Jetis, Desa Prodo, dengan ketinggian air mencapai 1 meter. “Pantauan sementara, Dusun Jetis, Desa Prodo yang paling parah. Airnya sudah lebih sudah mencapai 110 sentimeter,” ujar Sugeng.
Ia menjelaskan bahwa desa-desa terdampak berada dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso.
Ketika hujan deras melanda wilayah hulu di perbukitan Lumbang, debit air meningkat tajam dan meluap ke area permukiman.
Baca Juga: Rizky Ridho Berpeluang Kalahkan Rekor Messi di FIFA Puskas Award 2025
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah menyalurkan sejumlah bantuan kedaruratan serta menyiapkan perahu fiberglass untuk evakuasi.
“Sejumlah petugas dari BPBD Kabupaten Pasuruan serta Tagana sudah di lokasi banjir,” tegas Sugeng.
Meski personel telah bersiaga, warga diimbau tetap waspada karena potensi kenaikan permukaan air masih mungkin terjadi.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Internet Gratis Starlink bagi Warga Terdampak Banjir di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Editor : Ubaidillah