Radarbangkalan.id - Sengketa lahan SDN Balung, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, terus bergulir.
Ahli waris lahan, Haji Mansur, meminta pemerintah daerah segera turun tangan menyelesaikan masalah yang disebutnya berlarut-larut tanpa hasil.
"Saya ingin tahu Pemkab Bangkalan punya itikad baik atau tidak. Kalau memang ada, segera selesaikan dengan saya. Kalau selesai, sekolah bisa segera dibangun lagi. Kondisinya sekarang sudah tidak layak, murid takut dengan bangunan yang tinggi," kata Mansur, Rabu (17/12/2025).
Mansur mengaku sejak 2001 hingga 2020 sudah dilakukan berbagai mediasi, termasuk di Polsek dan dengan Dinas Pendidikan.
Namun semua upaya disebutnya berakhir tanpa hasil.
"Pemerintah bohong, janji-janji kosong. Bukti ada di saya, rekaman mediasi ada. Sertifikat SHM Nomor 09/1986 jelas atas nama Madamin, kemudian dihibahkan kepada saya," tegasnya.
Ia menambahkan, kepala dinas bahkan pernah melakukan mediasi di Bangkalan hingga Surabaya, tetapi tidak ada tindak lanjut.
"Kosong semua. Pemerintah hanya janji, tidak ada hasil," ujarnya.
Mansur menegaskan, jika tidak ada penyelesaian, jalur hukum akan ditempuh.
"Kalau tidak ada titik terang, tutup. Harus kosong. Kalau tidak, lahan akan saya pakai sendiri untuk gudang kelompok tani," pungkasnya.
Editor : Yusron Hidayatullah