Radarbangkalan.id - Banjir bandang melanda kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Sabtu.
Hingga malam hari, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga: Bolehkah Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadan? Ini Niat dan Penjelasannya
"Hingga malam ini, belum ada laporan korban jiwa dari pengunjung wisata tersebut," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta.
Baca Juga: Hasil Futsal SEA Games 2025: Indonesia Kalahkan Malaysia 2-1
Tim BPBD Kabupaten Tegal telah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat serta penanganan darurat.
Banjir bandang dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran sungai meluap dan menerjang kawasan wisata Guci.
"Kawasan objek wisata air panas pancuran 13 terdampak kejadian ini. Banjir bandang ini membuat kolam air panas di lokasi tersebut tersapu derasnya arus air," tambahnya.
Berdasarkan pantauan visual di lapangan, sebagian area wisata tertutup material lumpur, pasir, dan batu yang terbawa arus banjir.
Baca Juga: Thailand Putus Dominasi Indonesia, Voli Putra Merah Putih Raih Perak SEA Games 2025
Demi menjaga keselamatan pengunjung dan petugas, kawasan wisata pemandian air panas Guci ditutup sementara untuk umum.
Selain itu, Abdul Muhari juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Gung agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. Warga diminta untuk terus mengikuti arahan petugas guna mengantisipasi potensi bencana susulan.
Baca Juga: Valen Unggul Sementara atas Tasya di Grand Final 1 Dangdut Academy 7 Virtual Gift
Editor : Ubaidillah