News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Disperinaker Bangkalan Pacu Digitalisasi Layanan Kerja, Jumlah Penempatan Tembus 1.220 Orang di 2025

Yusron Hidayatullah • Senin, 19 Januari 2026 | 15:31 WIB
Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Bangkalan Jemmi Tria Sukmana saat memantau para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang mengurus kelenkapan dokumen.
Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Bangkalan Jemmi Tria Sukmana saat memantau para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang mengurus kelenkapan dokumen.

Radarbangkalan.id – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan terus berinovasi dalam memperluas akses kerja bagi masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Jemmi Tria Sukmana, dinas ini gencar mendorong digitalisasi layanan ketenagakerjaan, baik untuk penempatan dalam negeri maupun luar negeri.

Langkah ini terbukti berdampak signifikan. Sepanjang tahun 2025, jumlah penempatan tenaga kerja melonjak tajam menjadi 1.220 orang, naik dari 799 orang pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, pencari kerja yang terdaftar juga mencapai 963 orang, sementara penerbitan ID Pekerja Migran Indonesia (PMI) tercatat sebanyak 431 orang.

Layanan Digital: SIAPKerja dan SISKOP2MI

Disperinaker Bangkalan kini menyediakan dua kanal digital utama untuk pencari kerja:

- SIAPKerja (Sistem Informasi dan Aplikasi Pelayanan Ketenagakerjaan) untuk penempatan dalam negeri.

- SISKOP2MI (Sistem Informasi dan Komputerisasi Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) untuk penempatan luar negeri.

Keduanya dapat diakses secara mandiri oleh masyarakat Bangkalan. SIAPKerja merupakan platform nasional dari Kementerian Ketenagakerjaan yang memudahkan pencari kerja mendapatkan Kartu AK1 dan mengakses layanan seperti:

- Karirhub: Informasi lowongan kerja dan sistem lamaran online.

- Skillhub: Pendaftaran pelatihan vokasi daring dan luring, termasuk di BLK Bangkalan.

- Sertihub: Fasilitasi uji kompetensi bersertifikat BNSP secara gratis.

- Bizhub: Dukungan bagi pencari kerja yang ingin berwirausaha.

Sementara itu, SISKOP2MI dikelola oleh BP2MI dan digunakan untuk penerbitan ID PMI bagi calon pekerja migran dengan skema G to G, P to P, maupun mandiri.

Prosedur Mudah, Perlindungan Terjamin

Untuk mendapatkan AK1, pencari kerja cukup membuat akun di laman siapkerja.kemnaker.go.id, mengisi profil, dan menunggu verifikasi dari petugas Disperinaker Bangkalan.

Setelah terdaftar, mereka bisa mengakses seluruh layanan ketenagakerjaan.

Sedangkan untuk ID PMI, prosesnya melibatkan enam tahapan mulai dari pembuatan akun di siskop2mi.bp2mi.go.id hingga pemberian pembekalan oleh petugas Disperinaker.

Pembekalan ini bertujuan memastikan calon PMI memiliki kesiapan mental, kompetensi, dan pemahaman hukum agar dapat bekerja secara aman dan legal di negara tujuan.

Penyerapan Tenaga Kerja Meningkat

Data resmi Disperinaker Bangkalan menunjukkan tren positif dalam penyerapan tenaga kerja. Berikut rekapitulasi lima tahun terakhir:

Tahun 2021

Pencari kerja terdaftar: 291 orang

Penempatan dalam negeri: 103 orang

Penempatan luar negeri: 112 orang

Jumlah penempatan: 215 orang

Tahun 2022

Pencari kerja terdaftar: 755 orang

Penempatan dalam negeri: 154 orang

Penempatan luar negeri: 407 orang

Jumlah penempatan: 561 orang

Tahun 2023

Pencari kerja terdaftar: 475 orang

Penempatan dalam negeri: 263 orang

Penempatan luar negeri: 616 orang

Jumlah penempatan: 879 orang

Tahun 2024

Pencari kerja terdaftar: 509 orang

Penempatan dalam negeri: 332 orang

Penempatan luar negeri: 467 orang

Jumlah penempatan: 799 orang

Tahun 2025

Pencari kerja terdaftar: 963 orang

Penempatan dalam negeri: 789 orang

Penempatan luar negeri: 431 orang

Jumlah penempatan: 1.220 orang

Total penempatan selama lima tahun mencapai 3.674 orang, dengan tren peningkatan signifikan di tahun 2025.

Disperinaker juga aktif melakukan penyuluhan jabatan ke SMK, bimbingan pencari kerja, job canvassing ke perusahaan, job matching, dan menggelar job fair.

Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, optimistis bahwa digitalisasi layanan dan sinergi lintas sektor akan terus menekan angka pengangguran. 

“InsyaAllah penyerapan tenaga kerja meningkat, pengangguran berkurang, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 2025 turun,” ujarnya. 

Dengan sistem yang semakin terintegrasi dan responsif, Disperinaker Bangkalan membuktikan bahwa pelayanan publik bisa adaptif, modern, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Editor : Yusron Hidayatullah
#Kabupaten Bangkalan #tahun 2025 #tenaga kerja #Disperinaker Bangkalan #pmi #penyerapan tenaga kerja