News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

3 Wisata Religi Surabaya: Menelusuri Jejak Spiritual di Bulan Suci Ramadhan

Ubaidillah • Sabtu, 30 Maret 2024 | 16:58 WIB
Facebook@Pesona Suroboyo
Facebook@Pesona Suroboyo

Radarbangkalan.id - Di tengah hiruk pikuk kota Surabaya, kekayaan nilai-nilai keagamaan terus bersinar.

Terbukti dengan banyaknya tempat wisata religi yang menjadi pusat perhatian pengunjung setiap hari.

Salah satunya adalah Makam Sunan Ampel, yang selain menjadi destinasi utama dalam rangkaian ziarah di Jawa, juga merupakan tempat pemakaman berbagai tokoh agama.

Tak hanya itu, Surabaya juga menyimpan beragam makam wali lain yang sarat akan sejarah, keagamaan, dan spiritualitas.

Simak informasi lengkap mengenai lokasi, jam operasional, serta cuplikan video untuk mendapatkan gambaran kondisi di setiap tempatnya.

1. Kampung Santri Ndresmo
- Tiket Masuk: Gratis
- Telepon: -
- Lokasi: [Klik di Google Maps](lokasi)
- Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam

Kampung Ndresmo telah lama menjadi pusat pesantren di Surabaya sejak masa kolonial Belanda. Kini,

dengan lebih dari 30 pesantren dan ribuan santri dari seluruh Indonesia, nuansa religiusnya semakin kuat.

Salah satu fakta menarik adalah tradisi unik Manten Pegon, prosesi mengarak anak khitan naik kuda keliling kampung.

Tempat ini bukan hanya tempat belajar, melainkan juga destinasi wisata heritage dan religi yang multikultural.

2. Makam Sunan Bungkul
- Tiket Masuk: Gratis
- Telepon: -
- Lokasi: [Klik di Google Maps](lokasi)
- Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam

Mbah Bungkul, atau Ki Ageng Supo, adalah sosok penting dalam penyebaran Islam pada abad ke-15. Walaupun tidak ada catatan sejarah tentang identitasnya,

ia diyakini sebagai salah satu wali besar di Surabaya dan memiliki hubungan keluarga dengan Sunan Ampel dan Sunan Giri.

Kamu bisa masuk melalui Taman Bungkul, dan waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore hari.

3. Makam Mbah Buyut Tondo
- Tiket Masuk: Gratis
- Telepon: -
- Lokasi: [Klik di Google Maps](lokasi)
- Jam Operasional: Setiap hari, 24 jam

Kampung kuno ini tersembunyi di tengah Segi Empat Emas Surabaya. Selain ziarah ke Makam Mbah Tondo,

kamu juga bisa mengunjungi Balai Budaya Joglo Cak Markeso dan Masjid Ketondo yang berdiri sejak 1915.

Temui juru kunci untuk mengetahui lebih lanjut tentang sejarah di sekitar Mbah Tondo, dan perhatikan bahwa akses ke sana lebih baik dengan transportasi ringan karena terletak di tengah kampung.

Editor : Ubaidillah
#wisata Ramadan #wisata religi #wisata religi Surabaya #Bulan Ramadhan 1445 H