Radarbangkalan.id - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) belum mengambil keputusan untuk meningkatkan kuota kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Bromo selama masa libur Lebaran 2024 dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Septi Eka Wardhani, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, menyatakan bahwa sampai saat ini, kuota kunjungan wisata di kawasan Gunung Bromo tetap 2.752 orang per hari.
"Untuk saat ini, masih sama. Jika ada perubahan kebijakan, kami akan mengumumkannya," ujar Septi pada Sabtu (6/4/2024).
Septi menjelaskan bahwa wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan taman nasional dapat membeli tiket,
dan melakukan pembayaran secara daring melalui situs bookingbromo.bromotenggersemeru.org dan tidak ada pembayaran secara tunai.
Dia menyatakan bahwa Balai Besar TNBTS menerapkan sistem kuota yang tertera di situs tersebut.
Oleh karena itu, jika kuota sudah terpenuhi, wisatawan tidak akan diizinkan masuk ke kawasan taman nasional.
"Kuota yang tersedia di situs web akan diterapkan. Jika kuota sudah terisi, wisatawan tidak akan bisa masuk ke kawasan taman nasional, atau mereka akan diminta untuk pulang," katanya.
Dia juga mengatakan bahwa dalam rangka mengantisipasi kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo,
Balai Besar TNBTS telah mengeluarkan pengumuman tentang pengaturan pelayanan kunjungan wisata di kawasan taman nasional selama libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dalam pengumuman tersebut, calon wisatawan diingatkan bahwa status aktivitas Gunung Bromo saat ini adalah waspada atau berada pada level II,
sehingga pengunjung tidak diizinkan mendaki ke kawah Gunung Bromo atau melakukan aktivitas di dalam radius satu kilometer.
Selain itu, pengunjung dilarang membawa narkoba dan barang berbahaya lainnya seperti petasan, bahan peledak,
kembang api, semoke bomb, flare, dan diwajibkan mematuhi semua peraturan yang berlaku di dalam kawasan.
Baca Juga: Doa Mustajab di Malam Lailatul Qadar: Anjuran dan Tata Cara
"Petugas akan melakukan pemeriksaan barang bawaan pengunjung secara acak," tambahnya.