News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Daftar Makanan yang Wajib Kamu Batasi Konsumsinya Jika Tak Mau Mati Muda

Azril Arham • Minggu, 7 Juli 2024 | 13:00 WIB
Ilustrasi Makanan Junk Food
Ilustrasi Makanan Junk Food

RadarBangkalan.id - Makanan yang dikonsumsi ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar pada panjang umur seseorang.

Dalam sebuah studi terbaru yang dilakukan, mengonsumsi makanan ultra proses disebut dapat memperpendek umur hingga 10 persen.

Penelitian tersebut dilakukan pada 500 ribu orang yang diikuti oleh peneliti selama hampir 30 tahun.

Dikutip dari CNN, hasil penelitian tersebut menyebut risikonya meningkat 15 persen pada pria dan 14 persen pada wanita.

Ketika ditanya tentang konsumsi 124 jenis makanan, orang-orang yang berada pada persentil ke-90 dalam konsumsi makanan ultra proses mengatakan mereka mengonsumsi minuman proses secara berlebihan.

"Minuman ringan diet merupakan kontributor utama konsumsi makanan ultra proses. Kedua adalah minuman ringan manis," kata peneliti utama dari National Cancer Institute Erikka Loftfield.

"Minuman adalah komponen yang sangat penting dalam pola makan dan berkontribusi terhadap makanan ultra proses," sambungnya.

Makanan seperti roti ultra proses dan makanan yang dipanggang menduduki peringkat selanjutnya dalam studi tersebut.

Studi pendahuluan yang dipresentasikan pada acara Society for Nutrition Chicago akhir Juni 2024 ini menganalisis data makanan yang dikumpulkan pada tahun 1995 dari hampir 541 orang di Amerika Serikat berusia 50 sampai 71 tahun.

Peneliti menghubungkan data pola makan dengan tingkat kematian selama 20-30 tahun ke depan.

Dibandingkan dengan mereka yang berada pada kelompok 10 persen terbawah yang mengonsumsi makanan ultra proses, orang mengonsumsi makanan itu secara berlebihan lebih besar kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung atau diabetes.

Berbeda dengan penelitian lain, tim peneliti tidak menemukan adanya peningkatan kematian akibat kanker.

"Daging olahan dan minuman ringan adalah beberapa sub kelompok makanan ultra proses yang paling terkait erat dengan risiko kematian," kata Loftfield.

Minuman diet termasuk dalam kategori makanan ultra proses karena mengandung pemanis buatan yang tidak ada dalam makanan utuh.

Minuman jenis ini dikaitkan dengan risiko kematian dini yang lebih tinggi akibat kardiovaskular, diabetes tipe dua, obesitas, stroke, timbulnya demensia, dan sindrom metabolik.

Daging olahan seperti bacon, hot dog, sosis, ham, kornet, dan dendeng juga tidak disarankan dalam penelitian tersebut.

"Bukti dari studi baru ini menunjukkan bahwa daging olahan mungkin merupakan salah satu makanan yang paling tidak sehat, namun masyarakat cenderung tidak menganggap ham atau nugget ayam sebagai makanan ultra proses," kata profesor lingkungan, pangan dan kesehatan London School of Hygiene & Tropical Medicine Rosie Green.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa makanan ultra proses lainnya seperti camilan manis, makanan siap saji, dan produk-produk berbasis tepung terigu juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko kematian dini.

Makanan-makanan ini sering kali mengandung lemak trans, gula tambahan, dan bahan-bahan kimia yang dapat berdampak negatif pada kesehatan jangka panjang.

Mengurangi konsumsi makanan ultra proses dan memilih makanan utuh yang lebih alami dapat membantu meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur.

Untuk mengurangi risiko yang terkait dengan makanan ultra proses, disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak.

Makanan-makanan ini kaya akan nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh dan dapat membantu melindungi dari berbagai penyakit kronis.

Mengubah pola makan menjadi lebih sehat tidak hanya dapat membantu memperpanjang umur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Dalam menghadapi fakta ini, sangat penting bagi kita untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi sehari-hari.

Menghindari atau membatasi makanan ultra proses dapat menjadi langkah awal yang baik untuk hidup lebih sehat dan panjang umur.

Sebagai konsumen yang cerdas, kita harus lebih memperhatikan label makanan dan memilih produk-produk yang lebih alami dan minim proses.

Jadi, untuk menjaga kesehatan dan memperpanjang umur, mari kita batasi konsumsi makanan ultra proses dan lebih banyak mengonsumsi makanan alami yang kaya akan nutrisi.

Dengan begitu, kita bisa hidup lebih sehat dan mengurangi risiko terkena penyakit-penyakit kronis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup kita. ***

Editor : Azril Arham
#makanan ultra proses #hidup sehat #panjang umur #makanan #junk food #kesehatan