News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Jarang Orang Tau ! Ini Cara Sehat Makan Gorengan Tanpa Khawatir Tekanan Darah Naik

Azril Arham • Minggu, 28 Juli 2024 | 13:05 WIB
Ilustrasi Gorengan
Ilustrasi Gorengan

RadarBangkalan.id - Gorengan adalah makanan yang sangat populer di Indonesia. Masyarakat mengonsumsinya hampir setiap hari.

Namun, gorengan sering dikaitkan dengan risiko berbagai penyakit, salah satunya adalah hipertensi.

Hal ini disebabkan oleh kandungan lemak tak jenuh dan kalori tinggi yang terdapat dalam gorengan, yang dapat menyebabkan obesitas dan berujung pada diabetes serta peningkatan tekanan darah.

Menahan diri untuk tidak makan gorengan sering kali sulit dilakukan.

Lantas, adakah cara yang lebih sehat untuk menikmati gorengan tanpa khawatir mengalami hipertensi?

Kandungan Lemak dalam Gorengan

Ahli penyakit dalam, dr. RA Adaninggar Primadia N, SpPD-KGH, mengungkapkan bahwa hal utama yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi gorengan adalah kandungan lemaknya.

Umumnya, gorengan mengandung lemak jenuh yang dapat berisiko bagi kesehatan.

"Lemak itu ada yang baik dan ada yang tidak. Yang tidak baik biasanya berasal dari asam lemak jenuh atau saturated fat. Asam lemak jenuh ini umumnya didapatkan dari minyak dan produk yang bisa padat di suhu ruangan, seperti butter dan mentega," jelas dr. Ning dalam acara Siaran Radio Kesehatan yang ditayangkan di Instagram @kemenkes_ri pada Jumat (26/7/2024).

Jenis lemak yang baik adalah lemak tak jenuh yang lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Lemak tak jenuh banyak ditemukan dalam minyak-minyak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti minyak zaitun (olive oil), minyak kanola (canola oil), dan minyak jagung (corn oil).

"Nah, jika kita ingin menggoreng sesuatu, sebaiknya pilih minyak yang lebih banyak mengandung asam lemak tak jenuh," lanjut dr. Ning.

Selain memilih minyak yang lebih sehat, dr. Ning juga menyarankan untuk memasak gorengan menggunakan air fryer.

Metode ini dapat mengurangi kalori dari minyak yang digunakan, sehingga lebih sehat.

Meski metode-metode di atas lebih sehat, dr. Ning mengakui bahwa mereka membutuhkan biaya yang lebih mahal.

Sebagai alternatif yang lebih terjangkau, gorengan bisa dimasak dengan minyak biasa tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit.

"Kurangi jumlah minyak yang digunakan, meskipun menggunakan minyak biasa, jangan deep-fried. Hindari penggunaan minyak yang terlalu banyak hingga makanan tenggelam seluruhnya. Pedoman dari Kemenkes menyarankan penggunaan minyak hanya lima sendok makan sehari," tandas dr. Ning.

Dengan mengikuti tips-tips tersebut, Anda tetap bisa menikmati gorengan tanpa khawatir akan peningkatan tekanan darah atau risiko kesehatan lainnya.

Ingatlah untuk selalu bijak dalam memilih jenis dan jumlah minyak yang digunakan saat menggoreng. ***

Editor : Azril Arham
#tekanan darah #makan gorengan #gorengan #kesehatan