News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

4 Tanda Kamu Harus Kurangi Kopi: Gelisah, Susah Tidur, dan Masalah Kesehatan Lainnya

Azril Arham • Selasa, 3 September 2024 | 14:00 WIB

 

Ilustrasi Bahaya Minum Kopi Untuk Ginjal
Ilustrasi Bahaya Minum Kopi Untuk Ginjal

RadarBangkalan.id - Bagi banyak orang, minum kopi adalah bagian tak terpisahkan dari rutinitas sehari-hari.

Beberapa bahkan bisa menghabiskan tiga hingga lima cangkir kopi setiap hari untuk tetap energik dan fokus.

Memang, kopi memiliki berbagai manfaat, tetapi konsumsi yang berlebihan bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Kafein, zat aktif dalam kopi, adalah salah satu penyebab utama dari efek samping ini.

Menurut Healthline, jika terlalu banyak, kafein bisa menyebabkan berbagai masalah seperti kecemasan, gemetar, jantung berdebar, sakit kepala, dan bahkan tekanan darah tinggi.

 

Umumnya, asupan kafein yang aman adalah sekitar 400 miligram per hari, setara dengan tiga hingga lima cangkir kopi.

Tapi ingat, setiap orang berbeda-beda dalam merespons kafein. Ada yang bisa minum 6-7 cangkir kopi tanpa masalah, sementara ada juga yang sudah merasakan efek samping hanya dengan 1-2 cangkir.

Jadi, kapan sebaiknya kamu mulai mengurangi kopi? Berdasarkan informasi dari Eat This, berikut adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai.

1. Gelisah

Kafein bisa meningkatkan produksi hormon kortisol, yang berperan dalam mengatur energi dan respons terhadap stres.

Jika kamu merasa gelisah, cemas, atau jantung berdebar, mungkin ini tanda bahwa kamu terlalu banyak mengonsumsi kopi.

Menurut ahli gizi Annamaria Louloudis, mereka yang sudah mengalami gangguan kecemasan bisa lebih sensitif terhadap efek negatif kafein.

2. Susah Tidur

Kopi mengandung kafein yang cukup tinggi, dan efeknya bisa bertahan hingga enam jam.

Jika kamu minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur, kualitas tidurmu bisa terganggu dan risiko insomnia meningkat.

Jika sulit berhenti total, cobalah mengubah jadwal minum kopi menjadi lebih awal.

3. Gejala Putus Kafein

Saat berhenti minum kopi, beberapa orang mengalami gejala putus kafein seperti sakit kepala, penurunan energi, suasana hati yang buruk, dan gejala mirip flu.

Ahli diet Kylie Ivanir mengatakan jika kamu merasa sangat bergantung pada kopi, mungkin ini saatnya untuk mengurangi konsumsi.

4. Kenaikan Berat Badan

Kopi bisa menyebabkan rasa kenyang sementara, yang sering membuat orang melewatkan waktu makan atau ngemil.

Namun, begitu efek kafein hilang, rasa lapar bisa datang kembali dengan sangat kuat, menyebabkan kamu makan berlebihan.

Menurut ahli diet Younan Brikho, ini bisa berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Jika kamu mengalami salah satu dari tanda-tanda ini, mungkin saatnya untuk mempertimbangkan pengurangan konsumsi kopi demi kesehatan tubuh yang lebih baik. ***

Grafis Layanan Education roaming (eduroam).
Grafis Layanan Education roaming (eduroam).
TERJANGKAU: Masyarakat saat bermain gadget di Jalan Malioboro Senin (2/9/2024). Lokasi ini masih bisa dijangkau oleh layanan education roaming (eduroam) yang diberikan UNY kepada mahasiswanya.
TERJANGKAU: Masyarakat saat bermain gadget di Jalan Malioboro Senin (2/9/2024). Lokasi ini masih bisa dijangkau oleh layanan education roaming (eduroam) yang diberikan UNY kepada mahasiswanya.
Editor : Azril Arham
#kafein #kopi #minum kopi #kurangi kopi #kesehatan