Radarbangkalan.id - Saat berkunjung ke suatu kota, mencicipi kuliner legendaris menjadi salah satu agenda wajib. Salah satu kuliner legendaris di Kota Malang yang masih menjadi favorit hingga kini adalah Pecel Kawi Hj. Musilah, yang telah ada sejak tahun 1975.
Warung ini didirikan oleh Hj. Musilah dan terus dikelola secara turun-temurun, menjadikannya sebagai saksi perkembangan Kota Malang dari masa ke masa.
Saat saya mengunjungi warung pecel yang terletak di Jalan Kawi Atas No. 43b, Kota Malang, saya disambut oleh antrean panjang pengunjung.
Meski ramai, semangat saya untuk mencicipi pecel legendaris ini tetap tinggi. Uniknya, desain interior warung ini berbeda dari warung pecel tradisional pada umumnya.
Sekarang, tempat ini terlihat lebih modern dan tertata rapi, bahkan seperti kafe kekinian. Di lantai dua, ada mural dan suasana ber-AC yang membuat tempat ini nyaman dan Instagramable.
Menu yang Ditawarkan Pengunjung yang datang harus mengantre di kasir untuk memesan. Selain nasi pecel,
warung ini juga menyajikan berbagai menu lain seperti Nasi Rawon, Nasi Soto, dan Nasi Lodeh. Namun, karena Pecel Kawi sudah terkenal dengan kelezatannya, rasanya sayang jika tidak memesan Nasi Pecel.
Satu porsi Nasi Pecel dibanderol dengan harga terjangkau, yakni Rp 14.000. Isinya lengkap, termasuk tempe, rempeyek, sayur kangkung, tauge, kacang panjang, kembang turi,
dan berbagai sayuran lainnya. Saya sarankan untuk menambahkan lauk-pauk tambahan seperti Dadar Jagung (Bakwan Jagung), Telur Ceplok, atau Telur Bacem.
Ada juga pilihan lauk lain seperti Telur Asin, Sate Udang, dan Perkedel dengan harga mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 15.000.
Kenikmatan Nasi Pecel yang Otentik Kenikmatan bumbu pecel di Pecel Kawi Hj. Musilah tetap otentik dan asli, membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat sarapan atau makan siang. Pada jam-jam tersebut, antrean bisa sangat panjang,
terutama di libur panjang. Meski harus menunggu sekitar 15 menit, rasa Nasi Pecel yang gurih dan sedikit pedas langsung menghapus lelah saya.
Bumbu pecel di sini memiliki rasa yang lebih gurih dan pedas, sesuai selera lidah masyarakat Jawa Timur.
Jika Anda menyukai makanan pedas, Anda bisa meminta bumbu pecel dengan tingkat kepedasan lebih tinggi.
Tips untuk Mencicipi Pecel Kawi Jika ingin mencicipi Nasi Pecel Kawi tanpa harus terlalu lama mengantre, datanglah lebih pagi.
Tempat ini sangat ramai menjelang siang, dan lokasi parkir yang terbatas sering kali membuat pengunjung harus bersabar.
Namun, bagi yang tidak sempat datang langsung, Pecel Kawi juga bisa dipesan melalui aplikasi online.
Jangan lupa juga untuk mencicipi berbagai kuliner khas Malang lainnya yang enak dan murah saat berkunjung ke kota ini!
Editor : Ubaidillah