News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

7 Makanan dan Minuman yang Baik untuk Kesehatan Otak, Bikin Tetap Fokus

Ubaidillah • Minggu, 24 Mei 2026 | 07:26 WIB
Foto: Ilustrasi otak (Getty Images/Ekaterina Chizhevskaya)
Foto: Ilustrasi otak (Getty Images/Ekaterina Chizhevskaya)

 

RadarBangkalan.id - Pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan otak. Asupan nutrisi yang tepat membantu menjaga aliran darah ke otak tetap optimal serta mendukung fungsi kognitif, memori, dan konsentrasi.

Sebaliknya, konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula berlebih, serta ultra-processed food (UPF) secara berlebihan dapat berdampak buruk pada pembuluh darah dan fungsi otak.

Dikutip dari NYPost, ahli saraf Aaron Lord membagikan sejumlah makanan yang rutin dikonsumsinya untuk menjaga kesehatan otak.

Baca Juga: Benarkah Emosi Dipendam Bisa Memicu Kanker? Dokter Ungkap Faktanya

Berikut daftar makanan dan minuman yang dinilai baik untuk otak.

1. Kacang Kenari

Kacang kenari dikenal kaya omega-3 yang baik untuk fungsi otak dan kesehatan saraf.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrients pada 2020 menyebut konsumsi harian kacang kenari sekitar 28–42 gram dapat membantu memenuhi kebutuhan lemak sehat tubuh.

Omega-3 memiliki efek antiinflamasi yang baik untuk menjaga fungsi kognitif.

Baca Juga: Viral Istilah UPF, Benarkah Semua Ultra-Processed Food Tidak Sehat?

2. Ikan Berlemak

Ikan seperti salmon dan kerapu mengandung EPA dan DHA, jenis omega-3 yang penting untuk kesehatan otak.

Konsumsi ikan berlemak minimal dua kali seminggu dinilai membantu menjaga fungsi memori dan konsentrasi.

Baca Juga: 5 Posisi Seks Minim Suara saat Menginap di Rumah Mertua

3. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bok choy, asparagus, dan broccolini kaya serat, folat, lutein, serta beta karoten.

Nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga fungsi saraf dan kesehatan otak.

Menurut Cleveland Clinic, konsumsi satu hingga dua porsi sayuran hijau per hari dapat membantu memperlambat penurunan fungsi kognitif terkait usia.

Baca Juga: Panu di Wajah dan Leher Susah Hilang? Ini Cara Mengatasinya dengan Benar

4. Tomat

Tomat mengandung likopen, antioksidan yang membantu melawan stres oksidatif dan peradangan.

Antioksidan penting untuk melindungi sel otak dari kerusakan yang dapat meningkatkan risiko neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Baca Juga: Dokter Sebut Wajah Sembap Bisa Jadi Gejala Gagal Ginjal Stadium Akhir

5. Minyak Zaitun

Minyak zaitun kaya lemak tak jenuh tunggal yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Selain membantu menurunkan kolesterol jahat atau LDL, minyak zaitun juga mendukung kesehatan jantung dan aliran darah menuju otak.

Baca Juga: Heatstroke Bisa Sebabkan Kejang hingga Hilang Kesadaran, IDAI Ungkap Tanda Awalnya

6. Kunyit dan Jahe

Kunyit mengandung kurkumin yang dikenal memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.

Sementara jahe dipercaya membantu meningkatkan fokus dan kejernihan berpikir.

Studi yang dikutip Cleveland Clinic menyebut konsumsi kurkumin secara rutin berpotensi membantu meningkatkan fungsi memori.

Baca Juga: Viral di Instagram, Wanita Bekasi Derita TB Tulang sampai Harus Cuci Darah

7. Kopi dan Teh

Kopi dan teh mengandung flavonoid serta kafein yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan kewaspadaan.

Namun, konsumsi kafein tetap perlu dibatasi agar tidak menimbulkan efek samping seperti gangguan tidur atau jantung berdebar.

Food and Drug Administration menyebut batas aman konsumsi kafein harian sekitar 400 mg per hari atau setara 2–3 cangkir kopi.

Jangan Hanya Makan Asal Kenyang

Spesialis bedah saraf Dimas Rahman Setiawan menekankan pentingnya pola makan seimbang untuk kesehatan otak.

Menurutnya, masyarakat sering kali terlalu fokus pada konsumsi karbohidrat tanpa memperhatikan kebutuhan protein dan nutrisi lain.

Baca Juga: Kurang Tidur Bisa Sebabkan Obesitas? Ini Penjelasan Medisnya

“Yang penting kenyang. Jadi makan nasinya banyak banget, karbohidratnya banyak, proteinnya mungkin belum cukup,” ujarnya.

Selain nutrisi, aktivitas fisik dan aktivitas berpikir juga penting untuk menjaga fungsi otak tetap optimal, terutama pada usia lanjut.

Editor : Ubaidillah
#nutrisi otak #kesehatan otak #makanan bergizi #makanan sehat