News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral Tren Minum Susu Mentah, Profesor IPB Ungkap Risiko yang Perlu Diwaspadai

Ubaidillah • Selasa, 2 Juni 2026 | 05:35 WIB
Viral tren minum susu mentah. Foto: iStock
Viral tren minum susu mentah. Foto: iStock

 

RadarBangkalan.id - Tren mengonsumsi raw milk atau susu mentah sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Sebagian orang meyakini susu mentah memiliki kandungan gizi yang lebih utuh dibandingkan susu yang telah melalui proses pasteurisasi maupun teknologi UHT (Ultra High Temperature).

Namun, Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Epi Taufik, mengingatkan bahwa susu mentah memiliki risiko keamanan pangan yang tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga: Apakah Nutrisi Susu Hilang Setelah Dipanaskan? Profesor IPB Beri Penjelasan

Dalam acara "Frisian Flag Temani Langkahmu, Kini dan Nanti", Prof Epi menegaskan dirinya tidak menyarankan konsumsi susu mentah, terutama di Indonesia, karena tingginya risiko kontaminasi bakteri.

Mengapa Susu Mentah Berisiko?

Menurut Prof Epi, susu mentah dapat menjadi media pertumbuhan berbagai jenis bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

Baca Juga: Tak Bisa BAB Meski Makan 7 Pepaya, Wanita Ini Alami Sembelit Parah Selama 23 Tahun

Ia menjelaskan bahwa dalam susu mentah terdapat dua kelompok mikroorganisme yang perlu diwaspadai, yaitu:

Risiko tersebut menjadi lebih besar karena sebagian besar proses produksi susu di Indonesia masih dilakukan secara tradisional.

Baca Juga: Viral Influencer Minum 11 Suplemen Sekaligus, Amankah bagi Kesehatan? Ini Kata Ahli

Proses pemerahan susu yang dilakukan secara manual menggunakan tangan serta penggunaan wadah penampungan sederhana meningkatkan peluang terjadinya kontaminasi selama proses produksi.

Baca Juga: Benjolan di Leher Belum Tentu Gondongan, Dokter Jelaskan Bedanya dengan Gondok

Negara Maju Pun Mengawasi Susu Mentah dengan Ketat

Prof Epi mencontohkan bahwa sejumlah negara maju menerapkan pengawasan yang sangat ketat terhadap penjualan susu mentah.

Di Jerman, misalnya, hanya beberapa peternakan tertentu yang memperoleh izin untuk menjual susu mentah secara langsung kepada konsumen. Bahkan, susu tersebut harus dikonsumsi di lokasi dan tidak boleh dibawa pulang.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan keamanan pangan serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit akibat bakteri yang mungkin terdapat dalam susu mentah.

Baca Juga: BGN Ungkap Penyebab Ribuan Dapur MBG Disuspend, dari Dugaan Mark Up hingga Kasus Keracunan

Apakah Susu Mentah Lebih Bergizi?

Salah satu alasan banyak orang tertarik mengonsumsi susu mentah adalah anggapan bahwa kandungan gizinya lebih tinggi dibandingkan susu pasteurisasi atau UHT.

Namun menurut Prof Epi, kandungan zat gizi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat pada susu mentah, susu pasteurisasi, maupun susu UHT sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang signifikan.

Baca Juga: Orang Indonesia Dinilai Terlalu Banyak Konsumsi Karbohidrat, Asupan Protein Sering Terlupakan

Beberapa vitamin memang dapat mengalami sedikit penurunan akibat proses pemanasan. Meski demikian, perubahan tersebut relatif kecil dan tidak membuat kualitas gizi susu menjadi jauh lebih rendah.

Bahkan, sejumlah produk susu olahan mendapatkan fortifikasi berupa tambahan vitamin dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Diduga Akibat Manicure UV, Dokter Bagikan Tips Aman

Mengapa Susu UHT Tetap Bernutrisi?

Prof Epi menjelaskan bahwa teknologi UHT dirancang untuk menjaga keseimbangan antara keamanan dan kualitas gizi produk.

Pada proses UHT, susu dipanaskan pada suhu sekitar 130 hingga 140 derajat Celsius selama 2 hingga 4 detik saja.

Durasi pemanasan yang sangat singkat memungkinkan bakteri berbahaya mati, sementara sebagian besar kandungan nutrisi utama tetap terjaga.

Baca Juga: Kenapa Pelari Sering Mules Sebelum Race? Dokter Ungkap Penyebabnya

Karena itu, susu UHT tetap menjadi sumber nutrisi yang baik sekaligus lebih aman dari sisi keamanan pangan dibandingkan susu mentah.

Keamanan Pangan Jadi Prioritas

Menurut Prof Epi, faktor keamanan harus menjadi pertimbangan utama dalam memilih produk susu.

Meski susu mentah sering dipromosikan sebagai produk yang lebih alami, risiko kontaminasi bakteri membuat konsumen perlu berhati-hati.

Baca Juga: Gejala Stroke pada Anak Muda Kerap Tak Disadari, Ini Tanda-Tandanya

Ia menegaskan bahwa susu yang telah melalui proses pasteurisasi maupun UHT menawarkan tingkat keamanan yang jauh lebih baik tanpa mengorbankan sebagian besar kandungan gizinya.

Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Usai 18 Tahun Pakai UV Nail Lamp, Ini Kata Dokter

Kesimpulan

Prof Epi menyarankan masyarakat untuk memilih susu yang telah diproses melalui pasteurisasi atau UHT karena lebih aman dikonsumsi.

Selain mampu membunuh bakteri berbahaya, proses pengolahan modern juga tetap menjaga kandungan gizi utama susu sehingga manfaat nutrisinya tetap dapat diperoleh secara optimal.

Editor : Ubaidillah
#viral #susu mentah #raw milk #bahaya susu mentah #susu