RadarBangkalan.id - Kisah seorang wanita asal Taiwan kembali menjadi perbincangan di media sosial setelah membagikan pengalaman hidupnya yang harus berjuang melawan sembelit kronis selama lebih dari dua dekade. Kondisi tersebut bahkan menyebabkan perubahan bentuk usus besar yang terlihat jelas melalui pemeriksaan rontgen.
Wanita yang dikenal dengan inisial J itu mengaku mengalami kesulitan buang air besar sejak masih kecil. Setiap kali ingin BAB, ia harus menghabiskan waktu antara satu hingga dua jam di toilet.
Baca Juga: Sering Begadang karena Main HP? Dokter Ingatkan Risiko Stroke Meningkat
Menurut pengakuannya, kondisi tersebut berlangsung selama bertahun-tahun dan kerap menimbulkan rasa sakit yang berat. Bahkan pada salah satu periode terparah, J mengaku tidak buang air besar selama 17 hari.
"Saya hanya bisa duduk di toilet selama satu sampai dua jam untuk buang air besar," ungkapnya seperti dikutip dari Mothership Singapore.
Baca Juga: Rahasia Awet Muda Jerry Yan di Usia 49 Tahun, Rajin Olahraga hingga Jarang Main HP
Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, mulai dari memperbanyak konsumsi air putih hingga meningkatkan asupan sayuran. Namun, keluhan yang dialaminya tak kunjung membaik.
Meski terlihat sehat dari luar, J mengaku sering menahan rasa sakit yang tidak diketahui banyak orang di sekitarnya.
Baca Juga: Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot dari Kepala BGN, Singgung Hak Prerogatif Presiden
Karena kondisi semakin mengganggu aktivitas sehari-hari, J akhirnya memutuskan menjalani pemeriksaan medis menyeluruh, termasuk foto rontgen pada area perut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang tidak biasa. Usus besar miliknya tampak memanjang secara signifikan dan terlihat lebih halus dibandingkan normal akibat penumpukan feses yang berlangsung dalam waktu lama.
"Usus besar saya sangat panjang dan memanjang hingga ke bagian atas," ujarnya.
Baca Juga: Benjolan di Leher Belum Tentu Gondongan, Dokter Jelaskan Bedanya dengan Gondok
Dokter yang menangani kasus tersebut menyebut salah satu solusi yang mungkin dilakukan adalah operasi pengangkatan usus besar atau kolektomi. Namun, J mengaku masih mempertimbangkan tindakan tersebut karena khawatir terhadap risiko komplikasi pascaoperasi.
Meski hasil rontgen tampak mengkhawatirkan, seorang konsultan dari National Yang-Ming University di Taipei menjelaskan bahwa posisi usus besar J sebenarnya belum mencapai jantung seperti yang sempat ramai dibicarakan.
Namun demikian, dokter mengakui terjadi perubahan posisi dan bentuk usus yang cukup signifikan akibat kondisi sembelit kronis yang berlangsung bertahun-tahun.
Baca Juga: Apakah Nutrisi Susu Hilang Setelah Dipanaskan? Profesor IPB Beri Penjelasan
Apa Penyebab Sembelit Kronis?
Sembelit terjadi ketika pergerakan tinja di dalam usus besar berlangsung terlalu lambat. Kondisi tersebut membuat tubuh menyerap lebih banyak air dari tinja sehingga teksturnya menjadi keras dan sulit dikeluarkan.
Baca Juga: Tak Bisa BAB Meski Makan 7 Pepaya, Wanita Ini Alami Sembelit Parah Selama 23 Tahun
Beberapa faktor yang dapat memicu sembelit kronis antara lain:
- Kurang minum air putih
- Asupan serat yang rendah
- Kurang aktivitas fisik
- Kebiasaan menahan BAB
- Efek samping obat tertentu
- Gangguan saraf
- Penyakit metabolik seperti diabetes
- Gangguan hormon tiroid
- Sindrom iritasi usus besar (IBS)
- Penyakit Parkinson
- Kehamilan
Dalam beberapa kasus, sembelit kronis juga dapat terjadi akibat penyumbatan pada usus besar atau rektum yang menghambat keluarnya tinja.
Baca Juga: Viral Influencer Minum 11 Suplemen Sekaligus, Amankah bagi Kesehatan? Ini Kata Ahli
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Sembelit yang terjadi sesekali umumnya dapat diatasi dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. Namun, pemeriksaan medis perlu dilakukan apabila keluhan berlangsung lama atau disertai gejala berikut:
- Tidak BAB selama beberapa hari hingga minggu
- Nyeri perut yang berat
- Perdarahan saat BAB
- Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
- Perubahan pola BAB yang menetap
- Perut sering kembung dan terasa penuh
Deteksi dini penting dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan serius pada saluran pencernaan yang menjadi penyebab utama sembelit berkepanjangan.
Baca Juga: Viral Wanita Kena Kanker Kulit Diduga Akibat Manicure UV, Dokter Bagikan Tips Aman
Editor : Ubaidillah