News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Telur Omega-3 dan Telur Biasa, Apa Bedanya? Ternyata Bukan dari Jenis Ayamnya

Ubaidillah • Minggu, 7 Juni 2026 | 06:03 WIB
Telur omega 3, benarkah lebih kaya nutrisi? Foto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang
Telur omega 3, benarkah lebih kaya nutrisi? Foto: Getty Images/Kritchai Chaibangyang

 

RadarBangkalan.id - Pilihan telur yang tersedia di pasaran kini semakin beragam. Selain telur ayam biasa yang umum dikonsumsi setiap hari, konsumen juga dapat menemukan telur dengan klaim nutrisi tertentu, salah satunya telur omega-3.

Produk ini banyak dijual di supermarket maupun platform belanja online dengan harga yang umumnya lebih tinggi dibandingkan telur biasa. Perbedaan harga tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya apakah telur omega-3 berasal dari jenis ayam yang berbeda.

Baca Juga: Sering Kerja di Kafe Sambil Bawa Laptop? Waspada Saraf Kejepit Mengintai

Faktanya, telur omega-3 dan telur biasa berasal dari jenis ayam petelur yang sama. Perbedaan utama terletak pada pakan yang diberikan kepada ayam selama masa produksi telur.

Menurut informasi dari Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang Kementerian Pertanian, telur omega-3 dihasilkan dari ayam yang memperoleh pakan kaya asam lemak omega-3, seperti minyak ikan. Nutrisi tersebut kemudian terserap ke dalam tubuh ayam dan sebagian tersimpan di dalam telur yang dihasilkan.

Omega-3 sendiri merupakan asam lemak tak jenuh yang memiliki peran penting bagi tubuh. Nutrisi ini dikenal bermanfaat untuk mendukung kesehatan jantung, fungsi otak, serta berbagai proses metabolisme lainnya.

Baca Juga: Gula Aren vs Gula Pasir, Kemenkes Ungkap Fakta yang Sering Disalahpahami

Temuan serupa juga dijelaskan dalam ulasan ilmiah yang diterbitkan jurnal Poultry Science tahun 2023. Peneliti menyebut kandungan omega-3 pada telur dapat ditingkatkan melalui modifikasi pakan ayam dengan menambahkan sumber omega-3 seperti minyak ikan, biji rami (flaxseed), dan mikroalga.

Baca Juga: Telur Ceplok vs Telur Dadar Campur Tepung, Mana Lebih Bergizi untuk Anak?

Saat ayam mengonsumsi pakan tersebut, kandungan omega-3 akan terakumulasi dalam telur sehingga kadarnya menjadi lebih tinggi dibandingkan telur biasa.

Baca Juga: Jangan Terkecoh Less Sugar, BPOM Minta Konsumen Perhatikan Nutri Level

Perbedaan Telur Omega-3 dan Telur Biasa

Selain kandungan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi, penggunaan pakan khusus juga menjadi alasan mengapa harga telur omega-3 cenderung lebih mahal di pasaran.

Meski demikian, konsumen tidak bisa membedakan telur omega-3 hanya dari warna cangkangnya. Warna cangkang telur dipengaruhi oleh faktor genetik atau ras ayam, bukan oleh kandungan nutrisi di dalam telur.

Dari sisi penggunaan, telur omega-3 dapat diolah seperti telur biasa. Telur ini bisa direbus, digoreng, dibuat telur dadar, orak-arik, maupun digunakan sebagai bahan berbagai jenis masakan.

Baca Juga: Olahraga Terlalu Keras Bisa Picu Gagal Ginjal? Kenali Bahaya Rhabdomyolysis

Label Omega-3 Tidak Bisa Dicantumkan Sembarangan

Penggunaan klaim "omega-3" pada kemasan pangan ternyata diatur oleh pemerintah. Badan Pangan Nasional mewajibkan produsen mencantumkan jumlah kandungan omega-3 dan informasi nilai gizi pada produk yang mengklaim mengandung omega-3.

Baca Juga: Hidden Sugar Jadi Jebakan Diet, Ahli Ungkap Cara Membaca Label Nutrisi yang Benar

Sementara itu, BPOM melalui Peraturan BPOM Nomor 1 Tahun 2022 mengatur bahwa omega-3 termasuk zat gizi yang dapat dijadikan dasar klaim gizi pada pangan olahan.

Baca Juga: Pria Ini Nekat Buka 'Pabrik Sperma' Ilegal di Media Sosial, Klaim Sudah Punya 180 Anak

Untuk klaim seperti "diperkaya omega-3", "lebih tinggi omega-3", atau sejenisnya, kandungan zat gizi tersebut harus meningkat minimal 25 persen dibandingkan produk pembanding.

Karena itu, label omega-3 pada kemasan pangan tidak dapat digunakan secara sembarangan. Produsen harus memenuhi persyaratan tertentu agar klaim tersebut dapat dicantumkan secara resmi.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun Kena Gagal Ginjal Stadium 5, Awalnya Dikira Penyakit Biasa

Dengan kata lain, telur omega-3 bukan berasal dari jenis ayam yang berbeda, melainkan dari ayam yang diberi pakan khusus kaya omega-3 sehingga menghasilkan telur dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi.

Editor : Ubaidillah
#kolom gizi #telur omega #telur omega 3 #omega 3 #telur