News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Rahasia Tubuh Bugar Cristiano Ronaldo di Usia 41 Tahun, Benarkah Karena Diet Tanpa Gula dan Susu?

Ubaidillah • Minggu, 21 Juni 2026 | 06:43 WIB
CR7. Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance
CR7. Foto: dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance

 

RadarBangkalan.id - Cristiano Ronaldo masih menjadi sorotan dunia sepak bola meski usianya telah mencapai 41 tahun. Di saat banyak pemain mulai mengalami penurunan performa, CR7 tetap mampu menjaga kondisi fisik, massa otot, serta stamina di level tertinggi.

Salah satu faktor yang sering dikaitkan dengan kebugaran Ronaldo adalah pola hidup disiplin, termasuk aturan makan yang sangat ketat. Mantan chef pribadinya, Giorgio Barone, mengungkap bahwa Ronaldo menerapkan pola makan tanpa gula tambahan, menghindari susu, serta menjauhi makanan cepat saji.

Baca Juga: Bukan Pertanda Rezeki, Ini Alasan Mata Sering Kedutan Menurut Dokter Mata

Namun, apakah diet ekstrem seperti yang dilakukan Ronaldo memang menjadi kunci utama tubuh tetap bugar di usia kepala empat?

No Sugar Bukan Berarti Menghilangkan Semua Karbohidrat

Salah satu aturan yang paling dikenal dari pola makan Ronaldo adalah menghindari gula. Bahkan, ia disebut tidak menambahkan gula ke dalam kopi yang dikonsumsi sehari-hari.

Menu sarapan Ronaldo biasanya terdiri dari alpukat, telur, dan kopi tanpa gula. Sementara untuk makan utama, ia lebih banyak mengonsumsi ikan, ayam, daging tanpa lemak, serta sayuran.

Meski menghindari gula tambahan, bukan berarti Ronaldo tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali.

Baca Juga: Kanker Usus Buntu Meningkat pada Generasi Muda, Risiko Milenial hingga 4 Kali Lipat Lebih Tinggi

Tubuh tetap membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi, terutama bagi atlet dengan aktivitas fisik tinggi seperti Ronaldo. Perbedaannya terletak pada jenis karbohidrat yang dipilih.

Ronaldo diketahui tetap mendapatkan asupan karbohidrat dari sumber alami seperti:

Baca Juga: Pelari Marathon Kolaps hingga Cuci Darah, Kenali Bahaya Rhabdomyolysis Akibat Olahraga Ekstrem

• Sayuran.

• Buah.

• Kentang.

• Ubi.

• Nasi merah.

• Biji-bijian utuh.

Karbohidrat dari sumber tersebut tidak hanya memberikan energi, tetapi juga mengandung serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Kenali Perbedaan Susu UHT, Susu Bubuk, dan Susu Kental Manis

Berbeda dengan gula tambahan dari minuman manis, kue, atau makanan ultra-proses yang cenderung memberikan kalori tinggi dengan sedikit kandungan gizi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri merekomendasikan pembatasan konsumsi gula bebas agar tidak melebihi 10 persen dari total kebutuhan energi harian.

Artinya, pola makan Ronaldo lebih tepat disebut membatasi gula tambahan, bukan menghilangkan seluruh bentuk gula dari tubuh.

Baca Juga: Pola Makan Ketat Cristiano Ronaldo Tanpa Cheat Day, Ini Dampak Positif dan Risikonya

Benarkah Menghindari Susu Membuat Tubuh Lebih Sehat?

Selain gula, Ronaldo juga dikenal menerapkan aturan tanpa susu. Menurut Giorgio Barone, keputusan tersebut didasarkan pada pandangan pribadi bahwa manusia tidak membutuhkan susu setelah masa bayi.

Namun, dari sisi ilmu gizi, tidak ada aturan umum yang menyatakan orang dewasa harus menghindari susu.

Susu tetap menjadi salah satu sumber nutrisi yang mengandung:

Baca Juga: Ciri-Ciri Jamu Asli Vs Oplosan, Kenali Sebelum Dikonsumsi agar Tidak Tertipu

• Protein berkualitas tinggi.

• Kalsium.

• Fosfor.

• Vitamin B12.

• Berbagai mineral penting untuk tubuh.

Bagi sebagian orang, susu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan protein dan menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: Dapur MBG Bakal Dibagi Kelas A, B, C, Insentif SPPG Tidak Lagi Sama

Meski begitu, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang perlu membatasi atau menghindari susu, seperti alergi protein susu atau intoleransi laktosa.

Pada akhirnya, tidak mengonsumsi susu seperti yang dilakukan Ronaldo bukan berarti otomatis lebih sehat. Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi dari berbagai sumber makanan.

Rahasia Kebugaran Ronaldo Bukan Hanya dari Diet

Melihat pola makan Ronaldo, banyak orang mungkin menganggap menghindari gula dan susu adalah rahasia utama tubuhnya yang tetap prima.

Padahal, kebugaran CR7 merupakan hasil dari kombinasi banyak faktor yang dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Jalan Kaki 30 Menit Setiap Hari Ternyata Bisa Beri 5 Manfaat Besar untuk Tubuh

Selain pola makan teratur, Ronaldo juga dikenal menjalani:

• Latihan fisik intensif.

• Program pemulihan tubuh.

• Tidur berkualitas.

• Perawatan kondisi fisik secara profesional.

• Konsistensi menjaga berat badan dan komposisi tubuh.

Sebagai atlet profesional, kebutuhan nutrisi Ronaldo juga berbeda dengan masyarakat umum. Ia membutuhkan energi besar untuk latihan dan pertandingan sehingga pola makannya disusun sesuai kebutuhan tubuh.

Baca Juga: Kenali Tahapan Kanker Usus Besar dari Stadium 0 hingga 4, Ini Perubahan Feses yang Perlu Diwaspadai

Apakah Diet Ronaldo Bisa Ditiru Semua Orang?

Pola makan Cristiano Ronaldo dapat menjadi inspirasi dalam hal disiplin memilih makanan. Namun, tidak semua orang perlu mengikuti aturan yang sama persis.

Baca Juga: Serangan Jantung Saat Tidur Bisa Terjadi, Kenali Gejala yang Sering Diabaikan

Menghilangkan gula tambahan, memperbanyak makanan segar, mengonsumsi protein cukup, serta mengurangi makanan ultra-proses memang merupakan kebiasaan yang baik.

Namun, pola makan sehat tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh, aktivitas, kebutuhan energi, serta tujuan masing-masing orang.

Pelajaran terbesar dari gaya hidup Ronaldo bukan sekadar soal tidak makan gula atau tidak minum susu, melainkan konsistensi menjaga pola makan seimbang, aktif bergerak, dan menerapkan kebiasaan sehat dalam jangka panjang.

Editor : Ubaidillah
#kolom gizi #cr7 #cristiano ronaldo #susu #piala dunia