RadarBangkalan.id - Rasa lelah yang tidak kunjung hilang sering dianggap sebagai dampak kurang tidur atau stres. Padahal, menurut ahli jantung, kelelahan yang berlangsung terus-menerus bisa menjadi salah satu tanda awal penyakit jantung yang kerap tidak disadari.
Kondisi ini terjadi karena jantung yang tidak mampu memompa darah secara optimal membuat pasokan oksigen ke seluruh tubuh berkurang. Akibatnya, tubuh menjadi mudah lelah bahkan saat melakukan aktivitas ringan.
Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi
Direktur Kardiologi di Beverly Hills Cardiovascular and Longevity Institute, Dr. Sam Setareh, MD, MS, FACC, menjelaskan bahwa kelelahan persisten yang disertai penurunan stamina perlu mendapat perhatian serius.
Menurutnya, gejala ini sering muncul pada penderita penyakit jantung, terutama perempuan yang cenderung mengalami gejala tidak khas dibandingkan laki-laki.
Sebuah penelitian bahkan menunjukkan sekitar 50,4 persen pria dan 51,2 persen wanita yang mengalami gagal jantung mengeluhkan kelelahan ekstrem.
Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan
Mengapa Penyakit Jantung Menyebabkan Tubuh Mudah Lelah?
Jantung memiliki tugas utama memompa darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh.
Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal
Ketika kemampuan pompa jantung menurun, jaringan tubuh tidak memperoleh pasokan oksigen yang cukup untuk menghasilkan energi secara optimal.
Baca Juga: Sakit Ginjal atau Nyeri Punggung? Kenali 3 Perbedaan Utamanya agar Tak Salah Diagnosis
Akibatnya, penderita dapat mengalami:
- Mudah lelah
- Stamina menurun
- Tubuh terasa lemas
- Aktivitas ringan terasa berat
Gejala tersebut bahkan bisa muncul lebih awal dibandingkan nyeri dada yang selama ini identik dengan penyakit jantung.
Sesak Napas Saat Aktivitas Ringan Perlu Diwaspadai
Dr. Setareh mengatakan pertanyaan pertama yang biasanya diajukan kepada pasien yang mengeluhkan kelelahan adalah apakah mereka mengalami sesak napas ketika melakukan aktivitas sederhana.
Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang
Contohnya antara lain:
- Naik tangga
- Berjalan menuju kendaraan
- Beraktivitas ringan di rumah
Jika seseorang mulai mudah terengah-engah saat melakukan aktivitas yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah, kondisi tersebut dapat menjadi pertanda fungsi jantung atau paru-paru sedang terganggu.
Perbedaan Lelah Biasa dan Lelah Akibat Penyakit Jantung
Tidak semua rasa lelah menandakan adanya gangguan jantung. Namun, kelelahan akibat penyakit jantung memiliki beberapa ciri khas berikut:
- Tidak membaik setelah beristirahat, meskipun sudah tidur cukup.
- Semakin berat dari waktu ke waktu, sehingga aktivitas harian menjadi semakin sulit dilakukan.
- Disertai gejala lain, seperti pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, jantung berdebar, pusing, hingga sesak napas saat berbaring sehingga membutuhkan bantal lebih tinggi saat tidur.
Baca Juga: Benarkah Makan Nasi Bikin Wajah Bengkak? Fakta di Balik Tren 'Carb Face' Menurut Ahli
Kapan Harus Memeriksakan Diri?
Apabila rasa lelah berlangsung terus-menerus tanpa penyebab yang jelas, disertai sesak napas, pembengkakan kaki, nyeri dada, atau jantung berdebar, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Pemeriksaan sejak dini dapat membantu mendeteksi gangguan jantung lebih cepat sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Baca Juga: Diet Mentimun Jepang Diklaim Turunkan 11 Kg dalam 2 Bulan, Ini Fakta dan Risikonya
Editor : Ubaidillah