News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu

Ubaidillah • Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:36 WIB
Kehidupan lansia di Jepang. Foto: Getty Images/JGalione
Kehidupan lansia di Jepang. Foto: Getty Images/JGalione

 

RadarBangkalan.id - Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Jepang per September 2025, jumlah penduduk yang berusia 100 tahun ke atas mencapai 99.763 orang. Pola makan yang kaya nutrisi disebut menjadi salah satu faktor penting di balik panjangnya usia masyarakat Negeri Sakura.

Dua ahli gizi asal Jepang, Asako Miyashita dan Michiko Tomioka, mengungkap sejumlah makanan yang rutin dikonsumsi masyarakat Jepang untuk menjaga kesehatan dan membantu meningkatkan kualitas hidup hingga usia lanjut.

Baca Juga: Studi Ungkap 5 Profesi yang Dikaitkan dengan Risiko Kanker Ovarium Lebih Tinggi

1. Ubi Ungu

Ubi ungu khas Okinawa atau imo menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi sebagai camilan maupun hidangan penutup. Makanan ini kaya antosianin, yaitu antioksidan yang berperan melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Dalam 100 gram ubi ungu terdapat sekitar 57 mg antosianin. Kandungan tersebut dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis, membantu mengontrol kadar gula darah, menjaga kesehatan jantung, serta memiliki efek anti-penuaan.

Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan

2. Sup Miso

Sup miso merupakan menu sehari-hari masyarakat Jepang yang dibuat dari pasta kedelai hasil fermentasi. Proses fermentasi menghasilkan probiotik yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal

Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi makanan fermentasi berbahan kedelai, seperti miso, berkaitan dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.

Dalam satu porsi sup miso sekitar 240 gram terkandung:

Sup miso juga mengandung vitamin K, mangan, tembaga, dan seng.

Baca Juga: Sakit Ginjal atau Nyeri Punggung? Kenali 3 Perbedaan Utamanya agar Tak Salah Diagnosis

3. Rumput Laut

Rumput laut menjadi bahan makanan yang hampir selalu hadir dalam menu masyarakat Jepang. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan diabetes tipe 2.

Selain itu, rumput laut mengandung antioksidan seperti fukoksantin dan fukoidan yang memiliki sifat antiinflamasi, anti-penuaan, serta berpotensi membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Dalam 7 gram rumput laut terkandung:

4. Ikan Berlemak

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna menjadi sumber protein utama dalam pola makan masyarakat Jepang. Kandungan asam lemak omega-3 diketahui bermanfaat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi kadar trigliserida, serta meredakan peradangan.

Dalam 100 gram salmon terdapat sekitar 25,4 gram protein, serta vitamin B12, vitamin B6, selenium, fosfor, dan berbagai nutrisi penting lainnya.

Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah

5. Jamur Shiitake

Jamur shiitake banyak digunakan sebagai bahan dasar sup maupun masakan tradisional Jepang. Jamur ini mengandung protein, vitamin D, vitamin B, serta lentinan, yaitu senyawa polisakarida yang memiliki sifat antiinflamasi.

Michiko Tomioka mengaku rutin menggunakan jamur shiitake kering untuk membuat kaldu (dashi), sup miso, saus, hingga berbagai masakan sehari-hari.

Baca Juga: 7 Gejala Awal Kanker Pankreas yang Sering Diabaikan, Salah Satunya Gatal Tak Kunjung Hilang

Dalam empat jamur shiitake kering (sekitar 15 gram) terkandung:

6. Matcha

Matcha atau teh hijau bubuk menjadi minuman favorit banyak masyarakat Jepang. Minuman ini kaya polifenol dan antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain mengandung vitamin C, vitamin B, protein, dan serat, matcha juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.

Dalam setengah sendok teh bubuk matcha terdapat sekitar:

7. Lobak Daikon

Lobak daikon dikenal sebagai sayuran yang kaya vitamin C sehingga membantu menjaga daya tahan tubuh. Satu buah daikon mampu memenuhi lebih dari 100 persen kebutuhan harian vitamin C.

Selain itu, daikon juga mengandung asam folat, magnesium, kalium, kalsium, dan tembaga yang penting untuk menjaga fungsi tubuh.

Dalam satu buah lobak daikon seberat sekitar 338 gram terkandung:

Baca Juga: Benarkah Makan Nasi Bikin Wajah Bengkak? Fakta di Balik Tren 'Carb Face' Menurut Ahli

Para ahli menilai, bukan hanya jenis makanan yang berperan dalam menjaga kesehatan masyarakat Jepang, tetapi juga pola makan yang seimbang, konsumsi makanan segar, dan kebiasaan makan dengan penuh kesadaran (mindful eating). Kombinasi gaya hidup tersebut diyakini turut berkontribusi terhadap tingginya angka harapan hidup di Jepang.

Baca Juga: Rahasia Panjang Umur Wanita 101 Tahun, Rutin Zumba hingga Selalu Bersyukur

Editor : Ubaidillah
#diet jepang #makanan anti-penuaan #umur panjang #lansia #makanan sehat