RadarBangkalan.id - Menurunkan berat badan tidak selalu harus dilakukan di pusat kebugaran atau menggunakan alat fitness yang mahal. Berbagai olahraga sederhana di rumah dapat membantu membakar kalori, meningkatkan kebugaran, serta memperkuat otot jika dilakukan secara rutin dan disertai pola makan bergizi seimbang.
Mulai dari jalan kaki hingga latihan menggunakan berat badan sendiri (bodyweight exercise), aktivitas fisik ini dapat menjadi pilihan praktis bagi pemula maupun mereka yang ingin tetap aktif tanpa harus pergi ke gym.
Baca Juga: Prancis Setujui RUU Euthanasia, Pasien Penyakit Terminal Bisa Akhiri Hidup Secara Medis
1. Jalan Kaki
Jalan kaki merupakan olahraga kardio yang mudah dilakukan dan memiliki risiko cedera yang relatif rendah.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 50–70 menit sebanyak tiga kali dalam seminggu dapat membantu mengurangi lemak tubuh dan lingkar pinggang jika dilakukan secara konsisten.
Berjalan cepat selama sekitar 30 menit juga dapat meningkatkan pembakaran kalori. Jumlah kalori yang terbakar dipengaruhi oleh kecepatan berjalan, durasi, berat badan, dan pola makan.
Baca Juga: Dokter Anjurkan Orang Tua Ajak Anak Bermain Sepak Bola Usai Nonton Piala Dunia, Ini Manfaatnya
2. Lari atau Joging
Lari dan joging termasuk latihan aerobik yang efektif meningkatkan kesehatan jantung sekaligus membakar kalori.
Baca Juga: Sering Menyundul Bola Saat Bermain Sepak Bola, Apakah Bisa Merusak Otak?
Joging umumnya dilakukan dengan kecepatan sekitar 6–9 km/jam, sedangkan lari dimulai dari sekitar 10 km/jam.
Baca Juga: Tanda-Tanda Kematian yang Muncul di Tangan dan Kaki, Ini Penjelasan Ahli
Dalam waktu 30 menit:
- Joging dapat membakar sekitar 298 kalori.
- Lari dapat membakar sekitar 372 kalori.
Perlu diingat, olahraga tidak dapat menghilangkan lemak hanya di satu bagian tubuh. Penurunan lemak terjadi secara menyeluruh seiring berkurangnya total lemak tubuh.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
3. Lompat Tali (Skipping)
Skipping merupakan olahraga sederhana yang mampu membakar kalori dalam jumlah cukup tinggi.
Selain melatih daya tahan tubuh, olahraga ini juga mengaktifkan otot inti, kaki, lengan, dan bahu.
Baca Juga: 10 Hewan yang Dianggap Punya Tingkat Kecerdasan Paling Rendah, Ada Koala hingga Ikan Mola-mola
Sebagai gambaran:
- Orang dengan berat badan sekitar 91 kg dapat membakar hingga 362 kalori dalam 20 menit skipping cepat.
- Jika dilakukan dengan intensitas lebih rendah, pembakaran kalorinya sekitar 241 kalori.
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
4. Plank
Plank merupakan latihan yang berfokus pada penguatan otot inti (core).
Latihan ini membantu meningkatkan stabilitas tubuh, keseimbangan, postur, serta mendukung performa olahraga lainnya.
Meski pembakaran kalorinya tidak terlalu besar, plank efektif membangun daya tahan otot.
Baca Juga: 7 Makanan Orang Jepang yang Diyakini Bantu Panjang Umur, Ada Matcha hingga Ubi Ungu
Cara melakukan plank:
- Bertumpu pada kedua lengan bawah dan ujung kaki.
- Pastikan siku berada tepat di bawah bahu.
- Jaga tubuh tetap lurus dari kepala hingga tumit.
- Kencangkan otot perut.
- Tahan posisi selama 10–60 detik sesuai kemampuan.
5. Push-up
Push-up merupakan latihan kekuatan yang melatih otot dada, bahu, trisep, serta otot inti.
Walaupun bukan olahraga kardio, push-up membantu meningkatkan massa otot yang berperan dalam pengelolaan berat badan jangka panjang.
Baca Juga: Tak Perlu Menahan Lapar, Ini 5 Makanan Diet yang Membantu Menurunkan Berat Badan
Cara melakukan push-up:
- Letakkan tangan sedikit lebih lebar dari bahu.
- Turunkan tubuh hingga dada mendekati lantai.
- Dorong kembali hingga lengan lurus.
- Lakukan 3 set, masing-masing 15 repetisi.
6. Squat
Squat efektif melatih otot paha, pinggul, bokong, dan membantu meningkatkan keseimbangan.
Selain memperkuat otot tubuh bagian bawah, squat juga dapat membantu membakar kalori.
Baca Juga: Dokter Gizi Ungkap Cara Diet Sehat di Warteg, Tak Perlu Salad atau Quinoa Mahal
Cara melakukan squat:
- Berdiri dengan kaki selebar bahu.
- Dorong pinggul ke belakang sambil menekuk lutut.
- Turunkan tubuh hingga paha sejajar lantai.
- Kembali ke posisi berdiri.
- Lakukan 3 set, masing-masing 12–15 repetisi.
7. Lunges
Lunges melatih otot paha depan, paha belakang, bokong, serta otot inti.
Baca Juga: Sakit Ginjal atau Nyeri Punggung? Kenali 3 Perbedaan Utamanya agar Tak Salah Diagnosis
Latihan ini bermanfaat meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan kekuatan tubuh bagian bawah.
Cara melakukan lunges:
- Berdiri tegak.
- Langkahkan satu kaki ke depan.
- Tekuk kedua lutut hingga membentuk sudut sekitar 90 derajat.
- Dorong tubuh kembali ke posisi awal.
- Ulangi menggunakan kaki lainnya.
- Lakukan sekitar 30 repetisi secara bergantian.
Konsistensi Lebih Penting daripada Intensitas
Keberhasilan menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada jenis olahraga, tetapi juga dipengaruhi pola makan, kualitas tidur, tingkat aktivitas harian, dan konsistensi menjalankan gaya hidup sehat.
Menggabungkan latihan kardio seperti jalan kaki, lari, atau skipping dengan latihan kekuatan seperti push-up, squat, plank, dan lunges dapat membantu meningkatkan kebugaran sekaligus mendukung penurunan berat badan secara bertahap.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Editor : Ubaidillah